DISDIKBUD BONTANG

SDN 001 Bontang Selatan Libatkan Orangtua Cegah Bullying dan Dampak Negatif Gawai

Kaltim Today
21 Juli 2026 16:16
SDN 001 Bontang Selatan Libatkan Orangtua Cegah Bullying dan Dampak Negatif Gawai
Penutupan MPLS di SDN 001 Bontang Selatan. (Laz/Kaltim Today).

BONTANG, Kaltimtoday.co - SDN 001 Bontang Selatan mengajak orang tua berperan aktif dalam mencegah perundungan (bullying) dan dampak negatif penggunaan gawai pada anak. 

Pesan tersebut menjadi salah satu fokus dalam penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027.

Kepala SDN 001 Bontang Selatan, Novita Susyati, mengatakan pembentukan karakter anak tidak dapat dilakukan sekolah sendiri. 

Menurutnya, dukungan dan pengawasan orang tua di rumah menjadi faktor penting agar kebiasaan baik yang ditanamkan di sekolah terus berlanjut.

"Orang tua perlu terus membersamai proses pendidikan anak. Sinergi antara sekolah dan keluarga sangat dibutuhkan agar pembiasaan yang diajarkan di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Dalam pemaparannya, Novita mengajak orang tua mengawasi penggunaan gadget dan media sosial agar anak tidak terpapar konten yang tidak sesuai usia. Ia juga meminta orang tua ikut memantau pergaulan anak sebagai langkah pencegahan terhadap kasus perundungan.

Selain itu, sekolah mengajak wali murid mendukung sejumlah program pembiasaan, seperti Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), Wajib Belajar pukul 19.00-21.00, serta Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku (GESIT). 

Menurut Novita, keberhasilan program tersebut bergantung pada kolaborasi antara sekolah dan keluarga.

Pada kesempatan yang sama, Novita juga memperkenalkan Standar Pelayanan (SP) SDN 001 Bontang Selatan sebagai bentuk komitmen sekolah dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. 

Sekolah juga menyediakan berbagai kanal komunikasi, mulai dari konsultasi langsung, nomor pengaduan, hingga kotak saran, agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik.

"Harapan kami, sekolah menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari bullying. Itu hanya bisa terwujud jika sekolah dan orang tua berjalan bersama," tutupnya.

[ADV DISDIKBUD BONTANG]



Berita Lainnya