Gaya Hidup

Telur Ayam vs Bebek: Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi?

Kaltim Today
22 April 2026 08:47
Telur Ayam vs Bebek: Mana yang Lebih Sehat dan Bergizi?
Ilustrasi telur ayam. (Freepik/Istimewa)

Kaltimtoday.co - Telur merupakan salah satu superfood paling populer di Indonesia. Selain harganya yang terjangkau, bahan pangan ini menjadi sumber protein utama bagi banyak keluarga.

Namun, saat dihadapkan pada pilihan antara telur ayam dan telur bebek, masyarakat sering kali bingung menentukan mana yang lebih baik untuk konsumsi harian. Meskipun keduanya terlihat serupa secara fungsi, profil nutrisi yang ditawarkan ternyata cukup berbeda.

Perbedaan Fisik dan Tekstur

Mengutip dari Healthline, secara fisik telur bebek memiliki ukuran 1,5 hingga 2 kali lebih besar dengan kuning telur yang warnanya lebih pekat. Tekstur telur bebek cenderung lebih kaya dan lembut dibandingkan telur ayam.

Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak dan protein yang lebih tinggi pada telur bebek. Sebaliknya, telur ayam memiliki rasa yang lebih ringan dan ukuran yang lebih kecil, sehingga sering menjadi pilihan praktis untuk berbagai masakan.

Perbandingan Nutrisi Berdasarkan Data

Berdasarkan data Departemen Pertanian AS (USDA), terdapat perbedaan kalori yang cukup signifikan. Dalam 100 gram telur rebus, telur bebek mengandung 223 kkal, sementara telur ayam hanya mengandung 149 kkal.

Dari sisi kandungan lemak, telur bebek mencapai 18,5 gram, jauh melampaui telur ayam yang berada di angka 11 gram. Meski lebih berlemak, telur bebek unggul dalam kandungan mikronutrien penting seperti vitamin B12 yang mencapai 168% AKG (Angka Kecukupan Gizi) dan zat besi sekitar 20% AKG.

Keunggulan Telur Ayam untuk Diet

Di sisi lain, telur ayam tetap menjadi primadona bagi mereka yang sedang menjaga berat badan. Struktur protein pada telur ayam dinilai lebih mudah dicerna oleh tubuh manusia dibandingkan dengan telur bebek.

Untuk memahami lebih dalam mengenai pola makan sehat dan kandungan gizi yang sesuai dengan kondisi tubuh, Anda bisa merujuk pada informasi kesehatan di poltekkeskualatungkal.org yang menyajikan beragam panduan nutrisi terpercaya.

Kedua jenis telur ini sebenarnya sama-sama menyediakan vitamin D yang penting untuk imunitas dan kesehatan tulang. Selain itu, kandungan kolin dalam kuning telur keduanya berperan vital bagi perkembangan otak, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.

Hal yang Perlu Diwaspadai

Konsumen perlu memperhatikan kadar kolesterol, terutama pada telur bebek yang mencapai 276% dari nilai harian per 100 gram. Penderita penyakit jantung, diabetes, atau dislipidemia sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.

Selain itu, aspek keamanan pangan tidak boleh diabaikan. Telur bebek memiliki risiko kontaminasi bakteri Salmonellayang sedikit lebih tinggi. Oleh karena itu, pastikan untuk memasaknya hingga benar-benar matang sempurna sebelum disajikan.

Kesimpulan: Pilih yang Mana?

Keputusan akhir bergantung pada kebutuhan nutrisi Anda. Jika Anda memerlukan tambahan energi, zat besi, dan vitamin B12 untuk aktivitas berat, telur bebek adalah opsi yang unggul.

Namun, jika prioritas utama Anda adalah menjalankan diet seimbang dengan kontrol lemak harian yang ketat, maka telur ayam tetap menjadi pilihan terbaik yang aman dan sehat.

[TOS]



Berita Lainnya