Gaya Hidup

Waspada! 5 Makanan Pemicu Kanker yang Sering Dikonsumsi Masyarakat

Kaltim Today
13 Mei 2026 19:48
Waspada! 5 Makanan Pemicu Kanker yang Sering Dikonsumsi Masyarakat
Gorengan jadi salah satu makanan yang bisa memicu kanker.

Kaltimtoday.co - Kanker tetap menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Selain faktor genetik, gaya hidup dan pola makan sehari-hari memegang peran krusial dalam memicu pertumbuhan sel abnormal. Salah satu ancaman tersembunyi yang jarang disadari adalah senyawa kimia bernama akrilamida.

Zat ini terbentuk secara alami pada makanan nabati kaya pati saat dimasak dengan suhu tinggi, seperti digoreng, dipanggang, atau dibakar. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyatakan bahwa akrilamida muncul pada suhu di atas 120°C. Berdasarkan riset kesehatan, zat ini tergolong karsinogen potensial yang dapat meningkatkan risiko kanker pada manusia.

Dikutip dari Times of India, berikut adalah beberapa jenis makanan yang tinggi kandungan akrilamida dan sering dikonsumsi:

1. Gorengan dan Keripik Kentang

Kentang goreng dan keripik merupakan sumber utama akrilamida. Senyawa ini terbentuk dari reaksi antara gula alami dalam kentang dengan asam amino saat terkena panas tinggi.

Penelitian menunjukkan kadar akrilamida pada keripik kentang bisa menembus 2.000 µg/kg. Untuk menekan risiko, hindari memasak kentang hingga berwarna cokelat gelap atau gosong. Mengolah dengan cara direbus atau menggunakan air fryer dinilai jauh lebih aman bagi kesehatan.

2. Biskuit dan Kue Kering Kemasan

Produk biskuit dan kue kering pabrikan diproses dengan suhu tinggi agar mendapatkan tekstur yang renyah. Sayangnya, proses ini memicu munculnya akrilamida dengan kadar berkisar 160 hingga 1.000 µg/kg.

Kekhawatiran mengenai asupan makanan yang memicu penyakit degeneratif seperti ini juga dibahas dalam konteks kesehatan yang lebih luas di laman dlh-bandarlampung.aisyiyahduri.sch.id: 5 Makanan yang Disukai Sel Kanker, Ternyata Sering Dikonsumsi Warga RI. Sebagai solusi, beralihlah ke camilan buatan sendiri dengan bahan gandum utuh dan kadar gula yang lebih rendah.

3. Roti Panggang yang Terlalu Matang

Roti yang dipanggang terlalu lama hingga menghitam memiliki kandungan akrilamida mencapai 500 µg/kg. Jika Anda gemar mengonsumsi roti panggang, pastikan untuk memanggangnya hingga berwarna kuning keemasan saja (warna terang) dan gunakan roti jenis multigrain untuk nutrisi yang lebih baik.

Meski sulit menghindari paparan akrilamida sepenuhnya, langkah kecil seperti mengubah teknik memasak dan mengurangi konsumsi makanan olahan sangat efektif untuk melindungi tubuh dari risiko kanker di masa depan.

Informasi lain terkait lingkungan bisa kunjungi dlh-bandarlampung.aisyiyahduri.sch.id untuk meningkatkan pemahaman Anda. 



Berita Lainnya