Gaya Hidup
Waspada! Kasus Suspek Campak di Kabupaten Serang Tembus 500 Kasus
Kaltimtoday.co - Kabupaten Serang, Banten, kini berada dalam bayang-bayang status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak. Hingga April 2026, tercatat sedikitnya 500 kasus suspek campak yang didominasi oleh anak usia di bawah lima tahun (balita).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, tren peningkatan kasus ini terjadi merata di hampir seluruh kecamatan. Dari total suspek tersebut, 10 kasus di antaranya telah terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan laboratorium.
Gejala yang dialami penderita umumnya meliputi demam tinggi, ruam merah pada kulit, batuk, pilek, hingga sesak napas. Kecamatan Kramatwatu menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kewaspadaan tertinggi karena lokasinya yang berada di jalur perlintasan padat.
Kepala UPT Puskesmas Kramatwatu, dr. Fenny Sunarsih, mengungkapkan bahwa di wilayahnya saja sudah ditemukan 77 kasus suspek sejak awal tahun. Kasus ini ditemukan mulai dari kelompok balita hingga orang dewasa.
"Memang benar, di Kramatwatu jumlah suspek campak cukup tinggi. Kami mendapat dukungan dari berbagai instansi untuk melakukan langkah pencegahan dan pengobatan intensif," ujar dr. Fenny di Kabupaten Serang, Selasa (14/4/2026).
Situasi ini kian memprihatinkan menyusul adanya laporan enam kasus kematian akibat campak di wilayah Banten, termasuk satu kasus di Kabupaten Serang. Lonjakan ini diduga kuat dipicu oleh menurunnya cakupan imunisasi dasar lengkap selama masa pandemi lalu.
Sebagai langkah cepat, otoritas kesehatan kini menggencarkan program Outbreak Response Immunization (ORI) dan catch-up campaign MR/Campak. Penguatan surveilans di tingkat posyandu juga terus dilakukan guna menekan laju penyebaran penyakit.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal imunisasi dan edukasi kesehatan anak, masyarakat dapat mengakses laman resmi poltekkesbelitung.org. Kesadaran orang tua untuk melengkapi vaksinasi menjadi kunci utama memutus rantai penularan.
Pihak kepolisian pun turut turun tangan dalam menyosialisasikan pentingnya vaksinasi kepada warga. Kapolsek Kramatwatu, Kompol Bai Ma’mun, mengimbau warga agar tidak menunda pemberian vaksin campak guna menghindari penularan yang lebih luas.
Pemerintah meminta para orang tua untuk tetap waspada terhadap gejala awal campak pada anak. Deteksi dini dan pelaporan cepat ke fasilitas kesehatan terdekat sangat diperlukan agar status suspek ini tidak berkembang menjadi KLB nasional.
Related Posts
- Tips Menjaga Tubuh Saat Sehat dan Pentingnya Konsultasi Medis Primer
- Dilanda Konflik dan Pemangkasan Bantuan, Wabah Ebola di Kongo Terancam Gagal Dikendalikan
- 5 Makanan yang Perlu Dikonsumsi untuk Mencegah Kolesterol Tinggi
- 6 Obat Asam Lambung Alami: Kunyit, Madu, hingga Jahe
- 5 Cara Sarapan Pagi untuk Turunkan Kolesterol Jahat









