Daerah
Akui Tak Puas terhadap Hasil Selama Memimpin Kaltim, Isran Noor: Orang Katakan Saya Gagal, Tetap Saya Jadi Gubernur
Kaltimtoday.co, Samarinda - Gubernur Kaltim, Isran Noor mengaku ada hasil yang tak memuaskan selama dirinya memimpin selama lima tahun ke belakang. Banyak orang mengatakan bahwa dirinya gagal dan tak berhasil, namun Isran Noor meresponsnya dengan santai.
"Tidak ada hasil yang memuaskan. Orang katakan saya gagal, tidak berhasil, tetap saja saya gubernur. Jadi percuma saja mengatakan saya gagal, tetap saja saya jadi gubernur," ungkap Isran Noor disambut gelak tawa para tamu saat dirinya memberikan sambutan di pelantikan Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (19/9/2023).
Di beberapa kesempatan, Isran Noor-Hadi Mulyadi acap kali berpamitan dan memohon maaf jika selama bertugas ada kesalahan dan hal yang kurang berkenan. Sekaligus meminta maaf jika selama memimpin Kaltim, ada hal-hal yang tak sesuai harapan.
"Masih merasa gagal, belum berhasil. Banyak harapan saya belum tercapai. Banyak masyarakat Kaltim masih miskin," ungkap Isran Noor, Rabu (20/9/2023) saat melakukan dialog interaktif langsung bersama RRI di acara silaturahmi bersama Gubernur dan Wagub Kaltim.
Namun, ditegaskan Isran bahwa dia bersama Hadi Mulyadi terus melakukan berbagai upaya untuk mengurangi jumlah orang miskin. Salah satunya melalui pembangunan rumah layak huni (RLH).
"Dalam membangun RLH, Pemprov Kaltim menjalin kerja sama dengan para pengusaha, TNI. Terima kasih," sambungnya.
Dalam kurun waktu 10 hari ke depan, Isran Noor bersama Hadi Mulyadi akan hengkang dari KT 1 dan KT 2. Namun ketika ditanya apakah ada ambisi yang masih ingin dia kejar, Isran Noor mengakui itu.
"Ambisi sih ada but not ambitious. Ambisi banyak itu wajar dan manusiawi. But I'm not ambitious," tandasnya.
[RWT]
Related Posts
- Kejagung Ungkap Sudah Lama Pelajari Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis di BGN
- Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Demokrat Kaltim, Didukung 10 DPC
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis









