Advertorial
Banjir Mahulu dan Kubar, Pemprov Kaltim Gandeng Badan Riset dan BNPB Cari Solusi Jangka Panjang
Kaltimtoday.co - Banjir yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan sebagian wilayah Kutai Barat (Kubar) di Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk mencari akar permasalahannya. Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan badan riset di tingkat provinsi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menyatakan bahwa penelitian ini diperlukan karena banjir di Mahulu dan Kubar terjadi di wilayah lintas kabupaten, bahkan provinsi. Hal ini menunjukkan kompleksitas permasalahan yang dihadapi.
Informasi awal yang diterima Akmal menunjukkan, kenaikan debit air di Sungai Mahakam tidak terlalu berdampak signifikan terhadap banjir di Mahulu. Sebaliknya, banjir diprediksi terjadi akibat kenaikan debit air yang tinggi di Sungai Boh, yang terletak di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
Menyadari hal tersebut, Akmal menegaskan perlunya koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk mengatasi permasalahan banjir ini.
"Kita akan koordinasikan karena informasi awal yang kami terima justru banjir terjadi karena debit air Sungai Boh yang luar biasa," ujar Akmal.
Melalui penelitian dan koordinasi yang intensif, Pemprov Kaltim berharap dapat menemukan solusi jangka panjang untuk mencegah banjir di Mahulu dan Kubar. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif banjir di masa depan, baik bagi masyarakat maupun infrastruktur di wilayah tersebut.
[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Cara Cek Lokasi Orang Lain lewat Google Maps secara Real-Time dan Akurat
- BI Kaltim Dorong Digital Farming, Hasil Panen Padi Melonjak Jadi 6,95 Ton per Hektare
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data








