Advertorial
Baznas Kukar Catat Kenaikan Potensi Zakat Mencapai Rp 1,6 Triliun
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Potensi zakat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencapai angka fantastis, yakni hingga Rp1,6 triliun. Angka ini merupakan akumulasi potensi dari zakat penghasilan, baik dari ASN maupun pekerja swasta. Meski realisasi penghimpunannya belum menyentuh angka ideal, kinerja Baznas Kukar menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga tahun terakhir.
Hal ini terungkap dalam audiensi antara Baznas Kukar dan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, pada Selasa (5/8/2025). Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah strategi penguatan kelembagaan dan optimalisasi pengumpulan zakat ke depan.
Ketua Baznas Kukar, Shafik Avicena, memaparkan peningkatan kinerja dari tahun ke tahun. Di tahun 2022 pendapatan zakat berada di angka Rp 800 juta hingga Rp 1 Miliar. Kemudian disusul peningkatan pesat pada tahun 2025 dengan angka mencapai Rp 7,2 Miliar yang terhitung sejak bulan Juli.
“Alhamdulillah, sejak tahun 2022 hingga semester I tahun 2025 ini, ada peningkatan signifikan.” jelasnya.
Meski menunjukkan progres pesat, angka tersebut masih jauh dari potensi maksimal. Berdasarkan hasil riset Pusat Kajian Strategis Baznas RI, potensi zakat penghasilan di Kukar diperkirakan mencapai Rp1,293 triliun.
Secara detail, zakat dari ASN disebut hanya berkontribusi sekitar Rp 12 hingga Rp 20 miliar per tahun. Sementara itu, potensi terbesar justru berasal dari pegawai perusahaan swasta yang beroperasi di Kukar.
“Itulah yang potensinya sampai Rp1 triliun lebih,” tambahnya.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengapresiasi capaian yang sudah diraih Baznas Kukar. Ia menilai, semakin tinggi zakat yang dikumpulkan, maka semakin luas pula dampaknya bagi masyarakat.
“Ketika dikumpulkan banyak, distribusinya juga banyak,” ucap Aulia.
Aulia juga mengatakan Baznas Kukar masih bisa menggali potensi zakat lebih dalam lagi secara sistematis dengan melibatkan berbagai pihak dan perangkat daerah.
“Menurut data Baznas, potensi zakat yang ada di Kabupaten Kukar itu sampai Rp1,6 triliun. Jadi ini yang coba kita nanti gali lebih dalam,” tuturnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Kukar akan menyertakan Baznas dalam forum Executive Meeting, agar pembahasan dan integrasi program berjalan lebih strategis.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Baznas Tegaskan Dana Zakat Tidak Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis
- Baznas Pastikan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Tidak untuk Program MBG
- Baznas Kaltim Soroti Minimnya Kontribusi Zakat dan CSR Perusahaan Tambang
- Kepatuhan ASN Bayar Zakat Masih Lemah, Baznas Kaltim Minta Aturan Tak Lagi Sukarela
- Bupati Kukar Serahkan Bantuan Sapi Bali, Perkuat Kolaborasi Baznas dan CSR untuk Usaha Ternak Warga









