Nasional
Berapapun Harga Minyak, Bahlil Janji BBM Bersubsidi Tak Bakal Naik
Kaltimtoday.co - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026, kendati lonjakan harga minyak mentah global terus menekan postur fiskal negara.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memaparkan bahwa harga minyak mentah dunia saat ini telah menembus kisaran US$ 106 per barel. Posisi harga tersebut melambung jauh melampaui patokan asumsi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dipatok pada level US$ 70 per barel.
“Yang menjadi masalah adalah harga. Harga kita sekarang sudah mencapai US$ 106 per barel,” kata Bahlil dalam gelaran forum InTechSea inisiasi Universitas Hasanuddin di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Secara akumulatif sepanjang Januari hingga September 2026, rata-rata harga minyak mentah berada di rentang US$ 85 hingga US$ 90 per barel. Kenaikan harga ini berimplikasi langsung pada pembengkakan beban subsidi energi yang ditanggung oleh kas negara.
Untuk mengamankan ketahanan energi nasional di tengah eskalasi konflik geopolitik Timur Tengah, pemerintah memperluas diversifikasi impor minyak dari berbagai wilayah non-tradisional:
- Mengalihkan sumber pasokan minyak mentah alternatif ke kawasan Afrika, seperti Angola.
- Mengamankan pasokan minyak mentah tambahan dari negara mitra strategis lainnya, termasuk Rusia.
- Mengutamakan jaminan ketersediaan stok domestik dengan skema harga beli yang kompetitif.
Bahlil menegaskan prioritas pemerintah adalah menjaga daya beli masyarakat dan membendung dampak rambatan inflasi di sektor riil akibat volatilitas pasar energi dunia.
“Untuk harga subsidi sampai dengan 31 Desember 2026, berapa pun harganya di dunia, tidak akan kita naikkan,” tegas Bahlil.
[RWT]
Related Posts
- Lagu MBG Menggeser Citra Politik
- Bahlil Minta KKKS Segera Berikan PI ke Kaltim: Jadikan Pengusaha Daerah Tuan di Rumah Sendiri!
- Keluar dari OPEC, Uni Emirat Arab Tegaskan Langkah Ini Murni Demi Ekonomi Nasional
- Kurs Rupiah Cetak Rekor Terlemah, Pemerintah Hitung Ulang Skema Subsidi Energi
- Punya Cadangan Rp 420 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik








