Advertorial
Dishub Kaltim Siapkan Jalur Alternatif Jelang Upacara HUT RI di IKN
Kaltimtoday.co, Penajam - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia (RI) di Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin dekat. Untuk mengantisipasi lonjakan tamu undangan, Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim dan kabupaten/kota untuk menyiapkan jalur alternatif menuju IKN.
"Tanggal 17 Agustus nanti, crowded-nya pasti luar biasa. Ini ujian kita," ujar Akmal Malik dalam Rapat Koordinasi Teknis Dinas Perhubungan se-Kaltim di Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (14/5/2024).
Akmal Malik meminta Dishub untuk berkoordinasi dan mencari solusi terbaik, termasuk mempertimbangkan jalur alternatif darat dan laut.
"Mungkin ada jalan alternatif yang dipotong langsung ke IKN. Balikpapan dan PPU siapkan juga alternatif jalur laut, jangan mengandalkan darat saja," pintanya.
Menurut Akmal, jalur laut menuju IKN dimungkinkan dari wilayah Penajam dan Balikpapan dengan waktu tempuh yang relatif singkat.
"Saya sudah coba kemarin bersama Wali Kota Balikpapan, hanya sekitar 35 menit dari Pelabuhan Semayang," ungkapnya.
Selain jalur darat dan laut, dua bandara di Kaltim, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan dan Bandara APT Pranoto Samarinda, juga akan melayani penerbangan para tamu luar daerah. Dishub Kaltim diminta membantu mengkoordinasi transportasi darat dari bandara ke IKN.
"Panitianya memang dari Mensesneg, tapi pasti juga butuh dukungan transportasi dari kita," pungkas Akmal.
[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Rupiah Tembus Rp 18.000 Per Dolar AS, Mensesneg Sebut Pemerintah Terus Pantau dan Koordinasi Intensif
- Kejagung Ungkap Sudah Lama Pelajari Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis di BGN
- Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Demokrat Kaltim, Didukung 10 DPC
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen









