Advertorial
Dispar Kaltim Ingin Pelaku Ekraf Mahir dalam Pembuatan Desain Produk, Kabid : Bikin yang Simple
Dispar Kaltim Dorong Desain Produk Ekraf yang Menarik untuk Pariwisata
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) mendorong pelaku ekraf untuk meningkatkan keterampilan desain produk. Sasaran utama adalah menciptakan desain sederhana tapi menarik, yang dapat memikat hati wisatawan dan masyarakat lokal.
Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim, Baihaqi menceritakan pengalamannya saat membeli produk ekraf di Pulau Maratua, Berau.
"Saya beli produk kaos di Pulau Maratua. Desainnya simple saja. Cuman ada gambar orang berenang, dan bertuliskan 'Underwater'. Otomatis banyak yang beli," ungkapnya.
Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi rujukan bagi pelaku ekonomi kreatif di Kalimantan Timur, agar bisa menarik perhatian wisatawan ataupun masyarakat yang berkunjung ke destinasi wisata tertentu.
Baihaqi menginginkan, pelaku ekraf bisa mengeksplorasi produknya masing-masing, hingga menciptakan karakter pada sejumlah produk yang mereka buat.
"Mikirnya bagaimana caranya customer ini senang dengan produk kalian. Bisa dipakai sehari-hari. Terlebih, mereka bisa membelinya lagi di kemudian hari," bebernya.
Sejauh ini, sejumlah destinasi wisata di Kaltim telah dimeriahkan oleh produk ekraf setempat. Meski belum semua area memiliki pelaku ekraf, Dispar Kaltim berkomitmen untuk mendukung mereka. Ini dilakukan dengan menyediakan pelatihan, pembinaan, dan workshop.
"Memang belum semua ada pelaku ekrafnya. Tapi kita akan dukung terus mereka, dengan cara memberikan sebuah pelatihan, pembinaan, ataupun workshop, yang nantinya mereka juga ikut tergerak dalam pengembangan pariwisata di Kaltim itu sendiri," tutup Baihaqi.
[RWT | ADV DISPAR KALTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Blue Carbon: Harapan Baru Perdagangan Karbon
- Kaltim Masih Defisit 222 Ribu Ton Beras, Pemprov Genjot Optimalisasi Lahan 2026
- Lewat Seni, Generasi Muda Gaungkan Seruan Perlindungan Lanskap Mahakam
- Kritik Trump Tangkap Presiden Venezuela, Megawati Soroti Neokolonialisme di Rakernas I PDI Perjuangan
- Hadapi Potensi Bencana 2026, Dinsos Kaltim Siapkan 12.500 Bantuan Paket Logistik








