Advertorial
Dispusip PPU Dorong Budaya Baca Lewat Penambahan Ribuan Buku Anak
Kaltimtoday.co, Penajam - Upaya menumbuhkan minat baca di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tidak bisa dilepaskan dari peran strategis perpustakaan. Bagi Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) PPU, perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, melainkan pilar utama dalam membentuk budaya literasi masyarakat sejak usia dini.
"Memang salah satu pilar untuk menumbuhkan minat baca adalah perpustakaan. Kalau pertanyaannya sejauh mana Dinas Perpustakaan, ada banyak hal yang sudah dan akan kita lakukan. Karena kita memang ini adalah urusan pemerintahan wajib," ujar Sekretaris Dispusip PPU, Aswar Bakri.
Aswar menegaskan bahwa literasi merupakan tanggung jawab negara yang tidak bisa dianggap sepele. Ia merujuk pada payung hukum yang mengatur secara jelas mandat tersebut.
"Kalau dalam Undang-Undang Nomor 43/2017 itu, pemerintah berkewajiban untuk menjamin ketersediaan layanan perpustakaan. Layanan yang ada ini berupa buku fisik," kata dia.
Dalam rangka menjawab kewajiban itu, Dispusip PPU terus menambah koleksi buku setiap tahun. Penambahan ini tidak hanya sekadar memperkaya judul, tapi juga diarahkan secara strategis untuk menyasar kelompok pembaca yang paling potensial: anak-anak usia sekolah.
"Sampai dengan tahun kemarin, kami menyediakan sekitar 13 ribuan sampel buku. Kemudian di akhir tahun kemarin, kami menambah jumlah buku sekitar 15 ribuan, dan sebagian besar jenis bukunya itu diperuntukkan untuk anak-anak usia sekolah karena memang itu yang akan kita dorong," tutur Aswar.
Ia menjelaskan bahwa investasi literasi harus dimulai dari dasar, dan anak-anak adalah fondasi utama. Jika minat baca ditanamkan sejak dini, maka kebiasaan membaca akan terbentuk, lalu berkembang menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.
"Seperti yang saya bicara tadi, minat baca dan kegemaran membaca itu dimulai dari bawah," tandasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO PPU]
Related Posts
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional
- Temui Pimpinan DPR, Kepala Desa Minta PP Nomor 16/2026 Ditinjau dan Masa Jabatan Diperpanjang








