Daerah
Hashim Djojohadikusumo Dukung Proyek PLTA Batoq Kelo, Gubernur Rudy Mas'ud Tekankan Pemerataan Energi di Pelosok Kaltim
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dukungan dari Hashim Djojohadikusumo terhadap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo disambut positif Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Dalam momentum tersebut, Rudy menegaskan pembangunan energi di Kaltim tidak boleh hanya berorientasi pada investasi besar, tetapi juga harus menjawab kebutuhan pemerataan listrik bagi masyarakat di berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Gubernur Rudy Mas'ud mengingatkan bahwa Proyek PLTA Batoq Kelo 300MW bukan sekadar proyek listrik biasa, melainkan sebagai proyek energi masa depan untuk Kalimantan Timur.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Hashim Djojohadikusumo, yang telah mendukung proyek tersebut untuk pemerataan energi di Kalimantan Timur khususnya di wilayah pelosok.
"Kami sangat mengharapkan PLTA Hydropower 300 MW ini, betul-betul menjadi harapan masa depan bagi masyarakat Kalimantan Timur, khususnya yang ada di Mahakam Ulu," tegasnya pada Senin (25/05/2025).
Ia juga meminta kepada bupati mahakam ulu, untuk terus mengawal dan mempermudah proses non teknis pengerjaan PLTA Hydropower ini.
"Rata-rata pengerjaan lima tahun yang disampaikan dirut PLN tadi. Jangan, maksimal itu tiga tahun, kalau bisa lebih cepat dari itu. Mudah-mudahan ini segera terealisasi," tambahnya.
Sementara itu, Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo mengaku bangga bisa hadir dalam agenda dimulainya proyek tersebut.
Ia juga berterima kasih kepada pihak PLN, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat. Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung aspirasi Gubernur Kalimantan Timur terkait kebutuhan listrik di 72 desa yang hingga kini belum teraliri listrik secara optimal.
“Tadi Pak Gubernur melobi saya dan Pak Dirut PLN agar kebutuhan listrik di 72 desa bisa dipenuhi. Saya yakin Pak Dirut akan mengabulkan aspirasi ini karena kita tahu Pak Gubernur sangat mencintai rakyat Kalimantan Timur,” tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional
- Lepas Kontingen Menuju Kejurnas, Perbasasi Kaltim Dorong Regenerasi Atlet Softball Putri untuk Kembali ke Jalur Juara
- Temui Pimpinan DPR, Kepala Desa Minta PP Nomor 16/2026 Ditinjau dan Masa Jabatan Diperpanjang









