Daerah
HIMPSI Buka Layanan Telekonseling Gratis untuk Masyarakat Terdampak Demo
Kaltimtoday.co, Samarinda - Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) membuka layanan telekonseling gratis bagi masyarakat terdampak demonstrasi atau situasi sosial. Layanan ini terbuka untuk seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur.
Diketahui, layanan ini dilakukan secara online melalui platform seperti Zoom dan Google Meet. Arahan ini datang langsung dari pusat, dan seluruh wilayah HIMPSI di Indonesia.
"Menyikapi situasi saat ini, sebenarnya layanan ini merupakan bentuk kontribusi dari para psikolog, khususnya di bidang klinis," ucap Ketua Ikatan Psikologi Klinis HIMPSI Kaltim Ayunda pada Kamis (04/09/2025).
Pihaknya sudah mulai menyebar flyer dan formulir pendaftaran di beberapa wilayah. Dalam formulir tersebut, terdapat pertanyaan mengenai berbagai keluhan psikologis yang dirasakan klien.
Ia menilai, frekuensi demonstrasi meningkat di berbagai daerah, menimbulkan kekhawatiran akan dampak psikologis bagi masyarakat.
"Bukan hanya mereka yang terlibat langsung dalam aksi, tetapi juga masyarakat yang terdampak secara tidak langsung, termasuk mereka yang hanya menyaksikan lewat media sosial," imbuhnya.
Melalui data yang diperoleh, di Kaltim sementara masih ada empat orang yang mendaftar di form online terkait layanan telekonseling gratis.
"Telekonseling ini masih proses pendaftaran ya, jadi kita kumpulin dulu data masyarakatnya. Periode pendaftaran dibuka mulai tanggal 02 - 07 September 2025," tuturnya.
Sebagai informasi, masyarakat bisa mengakses link pendaftaran layanan telekonseling di
https://forms.gle/dp5FCRiBvwvowtkX8. Sesi konseling akan dibuka pada 8 - 13 September 2025, dengan durasi 60 menit per sesi.
"Silahkan manfaatkan layanan ini, karena tidak dipungut biaya sama sekali," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Makna Salam 3 Jari dalam Aksi Demo Mahasiswa 28 Oktober
- Kemenaker Targetkan Pembahasan UMP 2027 Tuntas Akhir November 2026
- Sengketa Bagi Hasil Rp25,9 Miliar, Petani Tim 37 Kaubun Menanti Putusan Banding
- Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
- Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin









