Daerah
Jam Bentong Disulap Jadi Ruang Kreator Konten, Wifi dan Listrik Disediakan Gratis
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Keterbatasan anggaran tak membuat promosi pariwisata di Kutai Kartanegara berhenti. Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar justru menggandeng kreator konten dan masyarakat untuk memperkenalkan destinasi wisata melalui media sosial, dengan menyediakan sejumlah fasilitas gratis di kawasan Jam Bentong, Tenggarong.
Strategi ini dipilih sebagai langkah adaptif di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah daerah. Kawasan Jam Bentong, yang berada di sekitar Jembatan Kutai Kartanegara, menjadi salah satu titik yang disiapkan sebagai lokasi pembuatan konten digital.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Andi Widyaningsih mengatakan, promosi berbasis media digital dinilai lebih efektif menjangkau calon wisatawan tanpa memerlukan biaya besar.
"Saat ini Pemda sedang melakukan efisiensi anggaran. Karena itu kami mencari upaya lain agar promosi pariwisata tetap berjalan secara efektif dengan melibatkan masyarakat," katanya.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, Dispar Kukar menyediakan akses listrik dan jaringan wifi gratis bagi kreator konten yang ingin memproduksi materi promosi di kawasan Jam Bentong.
Tak hanya itu, pengunjung juga dapat mengakses museum mini yang berada di lokasi tersebut tanpa dipungut biaya.
"Pengunjung bisa masuk secara gratis ke museum mini yang ada di kawasan Jam Bentong. Di sana terdapat koleksi budaya dan berbagai informasi tentang Kutai Kartanegara," tambahnya.
Museum mini itu menyimpan beragam koleksi sejarah dan budaya Kukar, termasuk karya seni serta lukisan yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi maupun latar pembuatan konten.
Ia menyebutkan, program kolaborasi tersebut terbuka bagi siapa saja, mulai dari YouTuber, influencer, videografer, fotografer hingga masyarakat umum.
Menurutnya, promosi wisata akan lebih efektif jika melibatkan banyak pihak yang aktif di berbagai platform digital seperti TikTok, Instagram, Facebook, maupun YouTube.
Dia mengakui, sejauh ini sudah ada sejumlah kreator yang menyatakan minat untuk bergabung. Namun jumlahnya masih terbatas karena informasi mengenai program tersebut belum tersosialisasi secara luas.
"Tentu siapa saja boleh ikut. Tidak harus influencer atau kreator konten. Masyarakat umum juga bisa memanfaatkan fasilitas yang kami siapkan," ucapnya.
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas tersebut, Dispar Kukar meminta agar terlebih dahulu berkoordinasi melalui kontak person yang tersedia di akun media sosial Visiting Kutai Kartanegara.
Kawasan Jam Bentong melayani kunjungan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita. Sementara bagi kreator yang ingin melakukan pengambilan gambar pada malam hari, Dispar tetap memfasilitasi setelah berkoordinasi dengan petugas dan pengelola kawasan.
[RWT]
Related Posts
- Dekat Pusat Perkotaan, Irwan Sayangkan Kondisi Jalan Usaha Tani Kelurahan Bukit Biru Belum Layak
- Program Sandes dan BSPS Sasar Ribuan Warga Kaltim
- Irwan Tinjau Progres Pembangunan Rehabilitasi Sekolah di Kutai Kartanegara
- Tinjau Pertanian di Desa Sidomulyo, Irwan Bakal Realisasikan Perbaikan Jalan Usaha Tani
- Desa Mulawarman Kukar Kini Punya Sirkuit Grasstrack Motocross Berstandar Nasional









