Advertorial
Jambore Kader Posyandu 2023, Upaya Berau Tangani Stunting dengan Layanan Kesehatan Profesional
Kaltimtoday.co, Berau - Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kerjasama antar kader Posyandu di Berau, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kampung Bugis mengadakan Jambore Kader Posyandu dengan tema "Kader Berau Sehat Tanggap Stunting Tahun 2023" di Ruang RPJPD Bapelitbang, Tanjung Redeb pada Senin (30/10/2023).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, yang membuka acara ini, menekankan pentingnya pembekalan kepada kader Posyandu.
"Jambore ini merupakan kesempatan emas bagi kader untuk memperkuat kerjasama, bertukar informasi terbaru, dan bertransformasi dalam memberikan layanan kesehatan yang profesional, khususnya dalam penanganan stunting," ungkap M Said.
Data terbaru menunjukkan prevalensi stunting di Berau mencapai 21,6%. Namun, Pemerintah Kabupaten Berau bertekad menurunkan angka tersebut menjadi 17,4%. Beberapa upaya yang telah dilakukan meliputi program nasional aksi Bergizi, distribusi tablet tambah darah, pengamatan pertumbuhan bayi dan balita, serta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dijalankan oleh Posyandu.
M Said juga menyerukan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) UPT Puskesmas dan Kader Posyandu untuk aktif berkontribusi dalam program dan kegiatan kesehatan.
"Marilah bersama-sama kita sukseskan seluruh program-program percepatan peningkatan derajat kesehatan," pungkasnya.
[RWT | ADV PEMKAB BERAU]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Dana Bantuan Parpol Kukar Tetap, Kesbangpol Siapkan Anggaran untuk 2027
- Industri Hulu Migas Butuh Beragam Keahlian, PHE Ajak Mahasiswa Polnes Kenali Peluang Karier
- Beranda Imigrasi Diluncurkan, Warga Kukar Makin Mudah Urus Paspor
- Tren Inovasi Terus Membaik, Bupati Kukar Targetkan Raih Penghargaan IGA Kemendagri
- Ramai Isu Pembalut Dikenakan Pajak, Simak Aturan PPN dan Daftar Barang yang Bebas Pajak








