Politik
Janji Andi Harun-Saefuddin Zuhri untuk Kota Samarinda, Tuntaskan Probebaya hingga Pengendalian Banjir
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Andi Harun-Saefuddin Zuhri berjanji melanjutkan dan menuntaskan program Probebaya dan pengendalian banjir untuk periode berikutnya.
Dalam kontestasi Pilwali, Andi Harun-Saefuddin Zuhri membawa visi "Samarinda Maju, Kaltim Maju", membangun kota yang mandiri, adil, berjaya, dan unggul.
Selain itu, mereka juga akan mencapai lima misi penting untuk menjadikan Samarinda sebagai kota pusat peradaban, di antaranya membuat Kota Samarinda berketahanan sosial dengan SDM unggul, membangun perekonomian yang kuat, infrastruktur merata, lingkungan hijau, hingga tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel.
"Visinya adalah Samarinda Maju, Kaltim Maju. Program kami diantaranya pengendalian banjir, pembangunan infrastruktur publik yang meliputi Jalan, Jembatan, Drainse, dan pembangunan lainnya," tegas Andi Harun.
Lalu, Andi Harun-Saefuddin Zuhri juga akan melanjutkan program unggulannya, seperti probebaya, pengendalian banjir, badan usaha RT, dan lain sebagainya.
"Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan, dukungan moril maupun material serta partisipasi untuk Pilkada 2024," tuturnya.
Andi Harun mengakui, masih banyak PR yang harus ia kerjakan untuk memajukan Kota Samarinda di periode berikutnya.
"Kami jujur sedalam-dalamnya mengakui terkait pengendalian banjir, penataan kota belum tuntas 100 persen. Maka kami ingin menuntaskan di periode berikutnya," ungkap Andi Harun.
Komisioner KPU Samarinda Divisi Teknis Penyelenggaraan, Arif Rakhman menyatakan bahwa setiap bapaslon harus mengumumkan visi-misinya ke hadapan publik.
"Visi misi dari bapaslon untuk umum, dan perlu diketahui oleh masyarakat Samarinda," tutupnya.
[RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Kemenaker Targetkan Pembahasan UMP 2027 Tuntas Akhir November 2026
- Sengketa Bagi Hasil Rp25,9 Miliar, Petani Tim 37 Kaubun Menanti Putusan Banding
- Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
- Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin
- Disnaker Tolak Pencatatan SPK Unmul, Serikat Pekerja Siapkan Sanggahan Ketiga hingga Rencana Hukum Lanjutan








