Nasional
Kementerian ESDM Sebut Gejolak Venezuela Tidak Ganggu Pasokan Minyak Indonesia
Kaltimtoday.co - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa konflik geopolitik yang melibatkan Venezuela dan Amerika Serikat belum berdampak terhadap pasokan maupun harga minyak di Indonesia. Hingga awal Januari 2026, kondisi energi nasional masih berada dalam situasi aman dan terkendali.
Venezuela memang dikenal sebagai salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia. Namun, pemerintah menilai dinamika politik yang terjadi di negara tersebut belum memengaruhi stabilitas sektor energi nasional.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menyampaikan bahwa pemerintah terus melakukan kajian terhadap perkembangan global, termasuk konflik yang terjadi di Venezuela. Meski demikian, hingga saat ini pasokan energi di dalam negeri masih terjaga.
Ia menyebutkan bahwa berbagai langkah antisipasi telah disiapkan untuk menghadapi kemungkinan dampak dari ketegangan geopolitik internasional. Pemantauan pasar energi global dilakukan secara rutin guna memastikan kebutuhan energi nasional tetap terpenuhi.
Laode juga menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak dalam waktu dekat. Menurutnya, kondisi pasokan dan harga saat ini masih stabil sehingga tidak diperlukan penyesuaian harga.
Selain itu, Indonesia tidak bergantung pada impor minyak mentah dari Venezuela. Selama ini, pasokan crude oil Indonesia berasal dari negara dan kawasan lain yang relatif lebih stabil. Hal ini membuat konflik di Venezuela tidak memberikan pengaruh langsung terhadap rantai pasok energi nasional.
Meski begitu, pemerintah tetap akan mencermati perkembangan situasi global secara berkelanjutan dan melakukan evaluasi jika diperlukan, demi menjaga ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika geopolitik dunia.
[RWT]
Related Posts
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional
- Temui Pimpinan DPR, Kepala Desa Minta PP Nomor 16/2026 Ditinjau dan Masa Jabatan Diperpanjang







