Advertorial
Kemudahan Pajak Kendaraan Diharap Dorong Ketaatan Warga PPU
Kaltimtoday.co, Penajam - Penurunan tarif pajak kendaraan bermotor di tahun ini menjadi angin segar bagi masyarakat Penajam Paser Utara (PPU).
Kebijakan ini tidak datang tiba-tiba, melainkan hasil dari keputusan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan kini diimplementasikan secara teknis oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) PPU.
“Memang per tahun ini, pajak kendaraan itu murah atau turun. Itu kemudahan yang diberikan untuk masyarakat. Tarif itu kan diatur dalam Keputusan Gubernur,” ujar Kepala Bapenda PPU, Hadi Saputro.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan wewenang langsung pemerintah kabupaten. Meski demikian, penurunan tarif tetap dianggap sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan keringanan kepada warga di tengah berbagai tantangan ekonomi saat ini.
“Jadi kita hanya menjalankan pertimbangan dari sana. Tetapi itu tetap meringankan beban masyarakat dalam mengurus pajak kendaraan,” katanya.
Kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan secara tepat waktu. Apalagi, saat ini sistem pelayanan telah semakin digital dan efisien melalui kehadiran E-Samsat yang telah dioperasikan sejak awal tahun 2025.
Bapenda PPU juga terus mendorong kolaborasi dengan instansi vertikal maupun perbankan untuk mengoptimalkan pelayanan pajak.
Melalui penyesuaian tarif dan sistem pelayanan yang semakin mudah, pemerintah berharap penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan tetap stabil, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga.
[RWT | ADV DISKOMINFO PPU]
Related Posts
- Bapenda Kaltim Intensifkan Pajak Aset Tambang dan Sawit, Bidik Potensi Triliunan Rupiah
- Simak Aturan Pajak THR 2026: Gunakan Skema TER dan Cara Menghitungnya
- Pajak Kapal Asing Disorot, Menkeu Purbaya Ancam Pangkas Anggaran Kemenhub
- Target Pajak 2026 Dipatok Rp 2.357 Triliun, Perbaikan Sistem Coretax Jadi Pertaruhan Utama
- Manajemen Mie Gacoan Belum Setor Pajak Parkir ke Pemkot Samarinda Sejak 2024, Operasional Terancam Ditutup








