Advertorial
Kepala Dinsos PPU Siap Lakukan Observasi dan Adaptasi Program Kerja
Kaltimtoday.co, Penajam - Setelah dilantik oleh Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun, sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos), mantan Kepala Dinas KUKM Perindag, Saidin, berbicara tentang rencananya dalam memimpin Dinsos PPU.
"Tentunya saya akan mengamati terlebih dahulu seperti apa polanya dan programnya apa, itu sudah saya observasi. Paling tidak saya minta masukan dari teman-teman di sana (Dinsos PPU)," ujar Saidin.
Observasi ini menjadi langkah penting dalam memahami dinamika kerja serta program-program yang sudah ada di Dinsos PPU sebelumnya.
Dengan demikian, dirinya berharap dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru dan memahami permasalahan yang ada secara mendalam.
"Tadi ada arahan dari Pj Bupati PPU supaya bekerja lebih giat lagi, kemudian memperbaiki data-data yang ada karena banyak data-data yang khususnya terkait data kemiskinan perlu diupdate, karena memang selama ini diupdate tetapi tidak sampai ke pusat sehingga tidak terstruktur," tambahnya.
Dalam arahan yang diberikan oleh Pj Bupati PPU, terdapat penekanan pada peningkatan kualitas kerja serta pentingnya pembaruan data terkait kemiskinan. Hal ini merupakan upaya untuk memastikan bahwa program-program bantuan sosial yang dilaksanakan oleh Dinsos PPU dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
Sebagai kepala yang baru, Saidin berkomitmen untuk bekerja lebih giat dan efisien dalam melaksanakan tugasnya. Langkah-langkah adaptasi dan perbaikan yang akan dilakukan diharapkan dapat membawa perubahan positif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Benuo Taka.
[RWT | ADV DISKOMINFO PPU]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Nelayan yang Hilang Usai Perahu Karam di Sungai Belayan Ditemukan Meninggal
- Usung Konsep Cyber SUMO, Toyota Luncurkan New Hilux Nyaman Dipakai Jalur Off Road
- Sidang Gugatan SK TAGUPP Kaltim, 5 Anggota Ajukan Diri Jadi Tergugat Intervensi
- Di Tengah Stunting Kaltim 22,2 Persen, Kukar Sukses Capai Angka 12 Persen
- Usai NSP Dicabut, Yayasan Ibadurrahman Hanya Terima Siswa MTs dan MA, Tak Lagi Buka Santri Baru








