Kutim
Ketua Komisi D Apresiasi Peran Lembaga Adat Besar Kutai Promosikan Wisata Kutim
Kaltimtoday.co, Sangatta - Peran lembaga Adat Besar Kutai dalam mempromosikan adat dan pariwisata Kutai Timur (Kutim) di Indonesia hingga luar negeri, menuai apresiasi banyak pihak. Tak terkecuali Ketua Komisi D DPRD Kutim, Maswar.
Menurut Politisi Fraksi Golkar ini, Lembaga adat besar Kutai sangat membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam mempromosikan adat istiadat dan wisata di Kutim.
Dia mendukung penuh keberadaan adat Kutai Sangatta yang dipimpin H. Abdal Nanang tersebut. Dikatakan Lembaga Adat Besar Kutai Sangatta, saat ini sedang menjalin kerja sama dengan KPC mengembangkan sektor pariwisata di Kutai Timur melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Mengembangkan sektor kepariwisataan ini sangat bagus. Jadi secara pribadi dan lembaga saya sepakat dan sangat mendukung dengan pak Abdal untuk kembangkan pariwisata,” kata Maswar di ruang kerjanya, di Gedung DPRD Kutim beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, program Kepala Lembaga Adat Besar Kutai, Abdal Nanang ini patut didukung dan didorong, karena terobosannya akan banyak manfaatnya. Membuka banyak kesempatan kerja bagi masyarakat di kecamatan dan desa, misalnya kuliner, kerajinan cinderamata, penginapan, transportasi dan juga melestarikan budaya lainnya.
“Perputaran ekonomi masyarakat akan meningkat, pendapatan masyarakat meningkat," kata Maswar yang akrab disapa Away.
Maswar menjelaskan, ada yang menarik dari pernyataan Kepala Lembaga Adat Kutai Besar, Abdal Nanang. Yakni pesta adat yang setiap tahun diadakan di Sangatta atau yang disebut Pelas Tanah.
Ke depannya acara adat Pelas Tanah ini akan dihelat secara bergantian di setiap kecamatan, meski selama pandemi Covid-19 acara adat Pelas Tanah dikemas tak semeria biasanya.
“Dan perusahaan mendukung program ini karena dengan pariwisata melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat dan ekonomi pun ikut terdongkrak,” pungkasnya.
[EL | NON | ADV DPRD KUTIM]
Related Posts
- Anggaran Promosi Wisata Berau Rp10,7 Miliar Disorot, Disbudpar Janji Lakukan Evaluasi
- Cegah Fenomena 'Harga Gepok', DPRD Berau Dorong Standarisasi Tarif Layanan di Lokasi Wisata
- KPK Semprot Pemkab Kutai Timur: 744 Bidang Tanah Belum Sertifikat, Skor Integritas Terendah di Kaltim
- Why Do You Need a Property Management Partner in Bali?
- Aksi Buruh di PT Anugerah Energitama Kutim Memanas, Perusahaan dan Serikat Saling Berseberangan









