Daerah
Kutai Timur Fokus Bangun Ketahanan Ekonomi Penunjang IKN
Kaltimtoday.co, Sangatta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) tengah fokus membangun ketahanan ekonomi di sektor penunjang Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini dilakukan sebagai persiapan Kutim sebagai salah satu daerah superhub (penyokong) IKN.
Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang menegaskan, Kutim telah ditetapkan sebagai superhub ekonomi bagi IKN pada akhir tahun 2023.
"Kami selalu menyiapkan fasilitas-fasilitas sektor yang berpotensi sebagai penunjang IKN dalam setiap forum diskusi dan rapat," ujar Kasmidi, Rabu (7/3/2024).
Dengan fokusnya pada sektor penunjang IKN, Kutim mengalihkan fokusnya dari sektor pertambangan yang sebelumnya menjadi salah satu potensi terbesar di daerah tersebut. Hal ini dilakukan karena sektor pertambangan tidak termasuk dalam program yang ditetapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Saat ini, Pemkab Kutim tengah mencari potensi-potensi lain di sektor lain seperti pertanian, industri, dan pariwisata untuk menyokong perekonomian di IKN.
"Kami masih melihat potensi apa yang dapat menunjang IKN ke depan," kata Kasmidi.
Kasmidi menegaskan, Pemkab Kutim akan bekerja cepat dan cermat untuk memastikan sektor-sektor yang dapat dijual untuk mendukung IKN di Kaltim.
"Semua di Kutai Timur bisa. Kita memiliki sektor pariwisata yang mempuni dan luas wilayah yang memadai untuk gedung-gedung besar nantinya," tegasnya.
Selain itu, sektor pertanian dan kelautan di Kabupaten Kutim juga dapat berkontribusi dalam mendukung IKN.
"Saat ini, Pemkab Kutim masih melakukan seleksi semua sektor yang dimiliki untuk menyokong IKN yang akan beroperasi pada pertengahan tahun ini," ujar Kasmidi.
[RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Rencana Buka Prodi Baru Tak Mudah, Unikarta Terkendala SDM dan Infrastruktur
- Dua Segmen Teras Samarinda Tahap II Molor, Dinas PUPR Terapkan Denda Harian
- Deposit Judi Online Capai Rp 36 Triliun, Transaksi Kini Banyak Beralih ke QRIS
- Wali Kota Samarinda Tegaskan Dana Probebaya 2026 Tetap Utuh, Skema 60:40 Bukan Pemotongan
- Masalah Ekonomi, Bapak Tiga Anak di Tenggarong Curi Tabung Gas untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari









