PT PLN (PERSERO)

Maknai Hari Lahir Pancasila, PLN UIP KLT Tancap Gas Bangun Infrastruktur Kelistrikan Kalimantan

Kaltim Today
04 Juni 2026 07:25
Maknai Hari Lahir Pancasila, PLN UIP KLT Tancap Gas Bangun Infrastruktur Kelistrikan Kalimantan
Pekerja memantau operasional gardu induk sebagai bagian dari komitmen keandalan listrik.

Kaltimtoday.co - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) memaknai momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 sebagai spirit untuk menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat luas. Komitmen kebangsaan tersebut diwujudkan melalui akselerasi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, hingga Kalimantan Selatan.

Bagi manajemen PLN UIP KLT, Pancasila tidak hanya sekadar diperingati secara seremonial saban 1 Juni. Nilai-nilai luhur seperti persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial senantiasa diimplementasikan secara konkret dalam setiap tahapan proyek kelistrikan, mulai dari fase prakonstruksi, konstruksi, hingga infrastruktur resmi beroperasi secara komersial dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila menjadi momentum krusial bagi seluruh insan PLN untuk kembali meneguhkan peran strategis korporasi dalam memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan daerah.

“Pancasila mengajarkan kita untuk bersatu, saling menguatkan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Nilai itulah yang kami bawa dalam setiap proses pembangunan kelistrikan. Bagi PLN UIP KLT, menghadirkan listrik yang andal adalah bagian dari pengabdian kepada rakyat dan negeri,” ujar Basuki dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Basuki, ketersediaan infrastruktur ketenagalistrikan memegang peranan yang sangat vital dalam membuka ruang tumbuh bagi suatu daerah. Kehadiran fasilitas interkoneksi seperti pembangkit listrik, jaringan transmisi, hingga gardu induk tidak hanya berfungsi memperkuat pasokan daya, melainkan juga menopang sektor layanan publik, pendidikan, kesehatan, dunia usaha, serta aktivitas ekonomi makro masyarakat.

“Setiap tahapan pembangunan membutuhkan kerja bersama. Dari prakonstruksi, konstruksi hingga operasi tidak dapat berjalan baik tanpa koordinasi dan komunikasi lintas pihak, semuanya menuntut kolaborasi yang kuat. Karena itu, setiap pekerjaan tidak hanya kami ukur dari selesainya proyek, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” kata Basuki menambahkan.

Hingga saat ini, PLN UIP KLT terus memacu pengerjaan berbagai proyek strategis nasional untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan terintegrasi di Pulau Kalimantan. Upaya masif ini diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik ke depan, membuka keran investasi baru, serta memperkuat pemerataan pembangunan antardaerah.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, PLN UIP KLT kembali menegaskan tekadnya bahwa kerja keras membangun sistem kelistrikan adalah bagian dari kontribusi nyata untuk Indonesia. Setiap infrastruktur yang berdiri kokoh di lapangan menjadi jaminan untuk menghadirkan listrik yang berkeadilan bagi seluruh rakyat serta memberi terang bagi kemajuan negeri.

[TOS]



Berita Lainnya