Daerah
Muscab IX Hiswana Migas Samarinda, Regenerasi Nahkoda Baru Diharapkan Bawa Pembaruan
Kaltimtoday.co, Samarinda - Musyawarah Cabang (Muscab) IX DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Samarinda menjadi momentum pergantian kepengurusan sekaligus regenerasi kepemimpinan organisasi yang menaungi para pengusaha dan penyalur BBM serta LPG di Kota Tepian.
Dalam Muscab tersebut, kepengurusan baru akan dipilih mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga jajaran pengurus lainnya. Pergantian nahkoda ini diharapkan membawa pembaruan dan membuat Hiswana Migas Samarinda semakin responsif dalam menghadapi berbagai persoalan distribusi BBM dan LPG.
Ketua Panitia Muscab IX DPC Hiswana Migas Samarinda, Arif Hidayat, mengatakan Muscab menjadi momentum untuk menentukan sosok yang akan melanjutkan perjuangan kepengurusan sebelumnya.
“Ini lebih ke siapa yang akan melanjutkan perjuangan yang sebelumnya. Nanti akan dipilih calon terbaru, dari ketua, sekretaris, bendahara hingga ke bawahnya,” ujarnya.
Menurut Arif, regenerasi kepengurusan diperlukan agar Hiswana Migas Samarinda dapat semakin cepat mengambil langkah dalam berbagai persoalan yang berkaitan dengan Pertamina maupun distribusi BBM dan LPG kepada masyarakat.
“Targetnya Hiswana Migas lebih cepat dalam melakukan tindakan apa pun jenisnya yang berhubungan dengan Pertamina,” katanya.
Dalam Muscab IX ini, proses pemilihan juga dilakukan dengan mekanisme berbeda dibandingkan periode sebelumnya. Sekretaris DPC Hiswana Migas Samarinda, Salza Happy Parawita, mengatakan pemilihan kepengurusan baru menerapkan sistem e-voting sebagai bagian dari digitalisasi proses organisasi.
“Proses pemilihannya kita agak lebih beda dari yang biasanya. Tahun ini kita pakai e-voting, konsepnya kita semuanya digitalisasi. Jadi nanti kita tidak lagi manual pakai kertas suara, tetapi pemilih akan langsung memilih melalui aplikasi,” jelasnya.
Salza menyebut sekitar 117 peserta terdaftar sebagai pemilih dalam Muscab IX tersebut. Kepengurusan baru nantinya diharapkan tidak sekadar meneruskan program sebelumnya, tetapi juga melakukan evaluasi dan menghadirkan pembaruan dalam menjalankan roda organisasi.
“Tentu semuanya harus dievaluasi dari periode sebelumnya ke berikutnya. Harus ada pembaharuan, harus ada hal baru yang dikerjakan untuk ke depannya. Itu berkaitan dengan seluruh aspek pemerintahan, aspek kemasyarakatan juga harus berpengaruh,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Ketua DPC Hiswana Migas Samarinda, M Nasir Hadi Badjeber, berharap kepengurusan baru dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan distribusi BBM dan LPG.
Menurutnya, Hiswana Migas sebagai pihak yang berada di ujung distribusi memiliki peran penting dalam memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Berbagai persoalan, termasuk antrean BBM bersubsidi, diharapkan dapat diselesaikan secara bertahap melalui koordinasi antara pengusaha, pemerintah daerah, dan pihak terkait.
“Kami akan selalu bersinergi dengan pemerintah daerah bagaimana caranya untuk mengatasi masalah-masalah. Tapi tidak mungkin semua kita selesaikan, secara bertahap,” katanya.
Nasir juga mengatakan pihaknya akan mendorong pengusaha SPBU untuk meningkatkan pengawasan di masing-masing lokasi, termasuk terhadap aktivitas pengetapan BBM yang dinilai dapat memicu persoalan antrean.
Di satu sisi, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri berharap siapa pun yang terpilih sebagai nahkoda baru DPC Hiswana Migas Samarinda dapat melanjutkan sinergi dengan pemerintah, khususnya dalam penyaluran BBM bersubsidi dan LPG.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan distribusi BBM dan LPG yang lebih baik sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi antrean panjang dalam mendapatkan kebutuhan energi tersebut.
“Semoga setelah Muscab ini selesai dan pengurus baru terpilih, sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda dapat semakin baik, khususnya dalam penyaluran BBM bersubsidi dan LPG,” ujarnya.
Sebagai informasi, hasil akhir pemilihan ketua baru dalam DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Samarinda berhasil diraih oleh Kartika Rachmawati dengan nilai voting (70 suara), mengalahkan kandidat lainnya yakni M Nasir (31 suara) dan Windi Novrianantha (18 suara).
[RWT | ADV]
Related Posts
- DPRD Samarinda Dorong Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga hingga Pemerintah
- DPRD Samarinda Prioritaskan Perbaikan Penerangan Jembatan Achmad Amins Lewat APBD Perubahan
- Tekan Angka Pengangguran, Helmi Abdullah Minta Job Fair di Samarinda Digelar Rutin
- Komisi IV Minta DP2PA Perkuat Skrining Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
- DPRD Bakal Tinjau Sekolah Rakyat, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Fasilitas Siap









