Daerah

Pemudik Lewat Dermaga Sanggam Berau Diprediksi Melonjak H-2 Lebaran, 32 Speedboat Disiagakan

Kaltim Today
17 Maret 2026 10:35
Pemudik Lewat Dermaga Sanggam Berau Diprediksi Melonjak H-2 Lebaran, 32 Speedboat Disiagakan
Armada speedboat di Dermaga Sanggam yang Disiapkan untuk Mengangkut Pemudik. (Miko/Kaltimtoday.co) 

Kaltimtoday.co, Berau - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) memperketat pengawasan keselamatan transportasi laut di Dermaga Sanggam. Langkah ini diambil guna menjamin keamanan pemudik menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek fisik armada dan kesiapan kru kapal. Pemeriksaan teknis meliputi kelaikan mesin, kondisi lambung kapal, hingga ketersediaan alat keselamatan seperti pelampung (life jacket).

Perwakilan penyelenggara, Hasanul Borahima, menjelaskan bahwa intensitas prosedur rutin ini ditingkatkan selama musim mudik untuk meminimalisir risiko kecelakaan laut. Fokus utama adalah memastikan setiap kapal memenuhi standar kelaikan operasional.

"Fokus kita adalah pemeriksaan fisik armada yang beroperasi di sini, serta pola keberangkatan seperti cara menurunkan penumpang dan kewajiban penggunaan life jacket sebagai pelengkap keselamatan berlayar," ujar Hasanul, Senin (16/3/2026).

Selain aspek teknis kapal, tim medis juga dilibatkan untuk memeriksa kondisi kesehatan para motoris atau nakhoda speedboat.

Pemeriksaan kesehatan ini mencakup tes urine untuk memastikan bahwa kru kapal yang bertugas berada dalam kondisi bebas dari pengaruh obat-obatan terlarang saat membawa penumpang. 

Berdasarkan data sementara, terdapat 32 armada yang disiapkan untuk melayani pemudik, yang terdiri dari kapal bermesin satu dan bermesin dua. Kapasitas angkut dibatasi secara ketat, di mana kapal bermesin satu maksimal hanya boleh mengangkut 15 penumpang demi menjaga keseimbangan. 

Hasanul menyebutkan bahwa belum semua armada diperiksa secara serentak karena proses ramp check dilakukan mengikuti jadwal keberangkatan kapal yang bergantian.

"Hari ini ada sekitar 10 unit yang sudah dicek mengikuti jadwal keberangkatan, besok akan kita cek lagi karena speedboat dan motorisnya bergantian atau rolling," tambahnya.

Hingga saat ini, pihak otoritas pelabuhan menyatakan seluruh armada yang telah diperiksa dinyatakan layak jalan tanpa temuan kerusakan yang berarti.

Pihak pengelola juga memastikan bahwa ketersediaan alat keselamatan di dalam kapal sudah mencukupi sesuai dengan jumlah kursi yang tersedia bagi penumpang.

Terkait lonjakan penumpang, arus mudik diprediksi akan mulai mengalami peningkatan signifikan pada H-2 menjelang lebaran, khususnya untuk rute menuju Tarakan.

Meski terjadi peningkatan permintaan, pihak perhubungan menyatakan bahwa harga tiket saat ini masih dalam kondisi stabil di kisaran Rp350 ribu.

Kepala Seksi Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP), Dishub Berau, Saiful Zulkipli, menegaskan, bahwa koordinasi antarinstansi akan terus diperkuat selama masa angkutan lebaran berlangsung.

Penambahan fasilitas seperti perluasan ruang tunggu juga menjadi agenda jangka panjang untuk meningkatkan kenyamanan penumpang di pelabuhan.

"Masyarakat diimbau tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan, termasuk melakukan pemesanan tiket jauh-jauh hari melalui sistem booking yang tersedia," imbaunya.

Dengan persiapan yang matang, diharapkan aktivitas mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

[RWT]



Berita Lainnya