Advertorial
Penyesuaian Tarif Feri Penajam-Balikpapan, DPRD PPU: Kami Maunya Enggak Naik
Kaltimtoday.co, Penajam - Kenaikan tarif angkutan penyeberangan laut atau feri lintas PPU-Balikpapan mendapat keluhan dari warga.
Diketahui, kenaikan tarif penyeberangan menggunakan feri diatur berdasarkan Keputusan Gubernur dan Keputusan Direksi PT ASDP. Sehingga, kenaikan tarif feri sepenuhnya menjadi tanggung jawab provinsi.
Anggota DPRD PPU, Thohiron menyebut, Pemprov Kaltim memiliki pola kalkulasi untuk menyesuaikan tarif angkutan laut yang dikelola PT ASDP tersebut.
“Saya enggak tahu ya mekanismenya, karena ini bukan urusan daerah. Kalau daerah maunya enggak naik tarifnya,” ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu.
Penyesuaian tarif penyeberangan laut yang dilayani oleh 12 armada feri ini dilakukan sebagai komitmen pemerintah dalam mendukung keberlanjutan bisnis angkutan penyeberangan laut.
Hal ini juga berkaitan dengan pasca kenaikan beberapa komponen penyusun tarif yang ada, harga energi atau bahan bakar dan juga untuk peningkatan layanan pelanggan.
“Masyarakat kecil ini dilematis, mereka merasakan langsung dampak kenaikan,” tuturnya.
Meski ASDP berharap penyesuaian tarif ini dapat memastikan kelangsungan operasional angkutan penyeberangan, namun masyarakat merasa dibebani.
“Jangankan naik feri, beli air minum saja kita enggak bisa,” pungkasnya.
[RWT | ADV DPRD PPU]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- NISN dan NIK Tidak Ditemukan Saat Cek PIP Juni 2026? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya
- Distransnaker Kukar Siapkan Alternatif bagi Pekerja Terdampak PHK Tambang
- Warga Loa Bakung Tegaskan SHM Harga Mati, Tolak Perpanjangan HGB Meski Ada Keringanan Biaya
- Komisi IV DPRD Bakal Evaluasi Strategi Pendidikan Samarinda Jelang APBD 2027
- Pemkab Kukar Tahan Realisasi Sejumlah Proyek, Dana Transfer Baru Sentuh 23 Persen








