Daerah
Peringati Hari Mangrove Sedunia, Siswa SD di Kutai Kartanegara Diajak Tanam Pohon
KUKAR, Kaltimtoday.co - Ratusan siswa sekolah dasar di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, diajak menanam pohon dan mengikuti edukasi lingkungan dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan bertajuk "Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang" tersebut dipusatkan di SDN 009 Muara Badak, Desa Gas Alam. Lokasi ini dipilih karena berada di kawasan yang masih dikelilingi hutan mangrove alami.
Peringatan yang mengusung tema nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup ini bertujuan menanamkan kepedulian terhadap ekosistem pesisir sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mendukung upaya sekolah dalam mewujudkan program Adiwiyata.
Rangkaian acara diawali dengan aksi penanaman mangrove di lingkungan sekolah sebagai simbol komitmen menjaga ekosistem pesisir. Selain penanaman, acara dimeriahkan dengan lomba poster dan baca puisi bertema lingkungan pesisir yang diikuti 30 siswa dari lima sekolah dasar, yakni SDN 003, SDN 004, SDN 006, SDN 009, dan SDN 016 Muara Badak.
Melalui kegiatan ini, para siswa diajak memahami fungsi mangrove sebagai pelindung pesisir, habitat satwa, dan penyerap karbon. Edukasi tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab agar para siswa aktif menjaga lingkungan serta mengajak keluarga dan masyarakat di sekitarnya.
Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara Dapil III, H. M. Hidayat, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif kampanye lingkungan di tingkat sekolah dasar tersebut.
"Saya sangat mendukung gerakan yang dilakukan Yayasan Mangrove Lestari (YML) bersama Yayasan Planet Urgensi Indonesia (YPUI) dalam melakukan kampanye dan edukasi untuk menyiapkan generasi yang peduli pada lingkungan dimulai dari tingkat sekolah dasar," ujar Hidayat.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Wilayah UPT Layanan Pendidikan Kecamatan Muara Badak, Muhammad Said, S.Pd., menekankan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kepedulian lingkungan sejak dini.
"Kegiatan seperti penanaman mangrove, lomba puisi, dan lomba poster memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar mencintai dan menjaga lingkungan yang kelak menjadi tanggung jawab mereka," tutur Muhammad Said.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Kecamatan Muara Badak, DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, UPT Layanan Pendidikan Kecamatan Muara Badak, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Kartanegara.
Selain itu, hadir pula perwakilan BPD Desa Gas Alam, PGRI Muara Badak, Pengawas Gugus Muara Badak, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Muara Badak, Komite Sekolah, Pramuka Peduli, serta mahasiswa KKN dari UINSI Samarinda dan Universitas Mulawarman.
Melalui kolaborasi lintas pihak ini, peringatan Hari Mangrove Sedunia diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun budaya peduli lingkungan pesisir demi masa depan generasi mendatang.
[TOS]
Related Posts
- Kajati Kaltim Berganti, Chatarina Muliana Girsang Ditunjuk Gantikan Supardi
- Cegah Kerusakan Terumbu Karang, Dispar Kaltim Minta Wisatawan Diedukasi
- Program Seragam Gratis Pemprov Kaltim Molor, Orang Tua Terpaksa Talangi Dulu, Praktisi Pendidikan: Esensinya Bergeser
- Dukung Pesantren Ramah Anak, DPRD Samarinda Minta Kemenag Terbitkan Regulasi yang Jelas
- DPRD Minta Pemkot Perkuat Pendampingan dan Permodalan UMKM









