PROKOM KUKAR
Perkuat Kehidupan Desa, Kukar Latih Da'i dan Tahfiz dengan Kompetensi Praktis Syariat
TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperkuat kehidupan keagamaan di tingkat desa melalui dua program unggulan: Satu Desa Satu Tahfiz dan Satu Desa Satu Da’i. Program yang merupakan pengembangan dari inisiatif era Kukar Idaman ini kini diintegrasikan dalam Kukar Idaman Terbaik.
Program ini bertujuan menghadirkan tahfiz dan da’i di setiap desa, serta menyediakan pembinaan berkelanjutan untuk mengatasi minimnya petugas kegiatan keagamaan yang bersifat syariat di desa.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menjelaskan bahwa para da’i yang dilatih kini dibekali dengan peningkatan kompetensi praktis.
“Para da’i sekarang tidak hanya berceramah, tapi juga dibekali kemampuan dasar seperti penyelenggaraan jenazah dan memimpin doa. Ini bagian dari upaya kita agar kegiatan keagamaan di desa tetap berjalan dengan baik,” ujar Sunggono.
Capaian Tahfiz dan Da’i
Program ini telah berjalan selama enam tahun dan menunjukkan capaian yang signifikan:
Program Tahfiz: Pada tahun 2025, program ini masuk angkatan ke-7. Dengan kuota sekitar 50 peserta per tahun, total lulusan dari enam angkatan sebelumnya mencapai ±300 tahfiz. Seleksi program ini difasilitasi oleh LPTQ bekerja sama dengan Yayasan Al-Ansor.
Program Da’i Masuk Desa: Program ini kini berada pada angkatan ke-5, dan akan membuka angkatan ke-6 pada 2025. Dengan kuota sekitar 50 peserta per tahun, total peserta yang telah tersalurkan mencapai ±250 da’i.
Meskipun demikian, Sunggono mengakui bahwa beberapa desa masih belum terisi da’i karena terbatasnya calon yang memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
[TOS | ADV PROKOM KUKAR]
Related Posts
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil









