Daerah
Polda Kaltim Periksa Personel Polsek Samarinda Kota Usai 15 Tahanan Kabur
Kaltimtoday.co, Samarinda - Propam Polda Kaltim tengah memeriksa sejumlah personel Polsek Samarinda Kota terkait kasus kaburnya 15 tahanan dari ruang sel. Insiden pelarian massal itu terjadi setelah para tahanan membobol saluran kloset menggunakan pipa besi yang dipatahkan dari jemuran.
Kasus ini memunculkan pertanyaan publik soal sistem pengawasan dan keamanan di Polsek Samarinda Kota. Dugaan kelalaian petugas hingga adanya pelanggaran prosedur kini menjadi fokus penyelidikan internal kepolisian.
Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yulianto mengungkapkan beberapa personel Polsek Samarinda Kota tengah diperiksa untuk dimintai keterangan. Pengambilan keterangan itu untuk menelusuri siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
“Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan kepada beberapa personel,” ungkapnya.
Setelah dimintai keterangan, nantinya akan ada sidang disiplin atau sidang etik untuk menjatuhkan hukuman kepada personel yang harus bertanggung jawab.
Disinggung target dari proses pemeriksaan itu, Kombes Pol Yulianto menegaskan tahapan tersebut akan dilakukan secepatnya namun tidak membeberkan berapa lama waktu yang akan ditempuh.
“Secepatnya,” singkatnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 15 tahanan kabur dari Sel Polsek Samarinda Kota pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 14.00 Wita. Mereka melarikan diri dengan membobol saluran kloset di dalam sel.
Pelarian tersebut memicu pengejaran selama delapan hari. Seluruh tahanan akhirnya berhasil ditangkap kembali dan kini ditahan di Mapolresta Samarinda. Beberapa di antaranya mendapat tindakan tegas dan terukur saat mencoba kabur lagi ketika ditemukan.
[RWT]
Related Posts
- Aji Mirni Mawarni Minta Anak Muda Kaltim Lebih Kritis dan Berbasis Data
- Kemenaker Targetkan Pembahasan UMP 2027 Tuntas Akhir November 2026
- Sengketa Bagi Hasil Rp25,9 Miliar, Petani Tim 37 Kaubun Menanti Putusan Banding
- Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
- Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin








