DPRD BERAU
Potensi Kemarau dan El Nino, DPRD Berau Desak Pemerintah Lakukan Mitigasi Dini Karhutla
Kaltimtoday.co, Berau - Kabupaten Berau diprediksi akan segera memasuki musim kemarau mulai Juni hingga Agustus mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahkan telah mengeluarkan peringatan dini terkait fenomena El Nino yang memicu kenaikan suhu permukaan laut dan minimnya curah hujan.
Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Berau, Frans Lewi. Ia mendesak pemerintah daerah untuk tidak menunda langkah pencegahan (mitigasi) guna menghindari risiko bencana yang lebih besar.
Menurutnya, panas ekstrem yang terjadi dapat memicu bencana seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), berkurangnya sumber air bersih, terganggunya aktivitas pertanian, perikanan termasuk bahaya bagi kesehatan masyarakat.
“Langkah pencegahan memang harus segera dilakukan untuk meminimalisir dampak yang terjadi, jangan nanti-nanti, menunggu situasi kian parah, baru bergerak,” tegasnya.
Frans memberi masukan, penanganan yang bisa dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Seperti, pemetaan daerah rawan kebakaran, patroli secara rutin dan kesiapan armada serta peralatan penanganan bencana yang mumpuni.
Langkah tersebut sepatutnya sudah dipahami instansi terkait. Seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyezlamatan (Disdamkarmat).
“Langkah pencegahan menurut saya jauh lebih efektif, dibanding penanganan ketika terjadi bencana, sebab risiko kerugiannya bisa ditekan,” tambahnya.
Selain masukan ke instansi pemerintah, dirinya juga mengimbau agar masyarakat turut meningkatkan kewaspadaan. Seperti tidak membuka lahan dengan cara dibakar, menyiapkan cadangan air untuk menghadapi kekeringan.
Bagi Frans, bencana merupakan tanggung jawab bersama. Dengan begitu kesiapsiagaan dan pencegahan harus diperhatikan seluruh kalangan, tak hanya dibebankan secara penuh ke pemerintah.
“Semua pihak perlu bersama-sama memperhatikan, jika dampak El Nino ini sangat fatal apabila tidak diantisipasi secara cepat dan tepat,” tandasnya.
[MGN | ADV DPRD BERAU]
Related Posts
- Karhutla Lalap 458 Hektare Lahan di Deliniasi IKN, Otorita Pastikan Pusat Pemerintahan Masih Aman Terkendali
- Hampir Sebulan Berjibaku Tangani Karhutla di Muara Badak, 4 Petugas Tumbang
- Disdamkarmatan Kukar Bagi Personel Hadapi Karhutla dan Kebakaran Permukiman
- Metode Tebar Benih Padi Langsung di Kala Air Danau Semayang Menyusut
- Minta Nama 8 Korporasi Tersangka Karhutla Diserahkan, Prabowo Ancam Cabut HGU dan Izin Usaha









