Daerah

Puja Sera Siap Beroperasi April 2026, Jadi Galeri UMKM Pertama di Kukar

M Jaini Rasyid — Kaltim Today 15 Januari 2026 10:07
Puja Sera Siap Beroperasi April 2026, Jadi Galeri UMKM Pertama di Kukar
Puja Sera, Tenggarong. (Jen/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Kutai Kartanegara (Kukar) segera memiliki galeri UMKM permanen. Kawasan Puja Sera di Taman Kota ditargetkan beroperasi pada April 2026 dengan menghadirkan produk khas Kukar serta sentra kuliner lokal di satu titik.  

Pembangunan ini menjadi bagian dari penataan kawasan kota sekaligus perluasan ruang ekonomi berbasis UMKM. Puja Sera nantinya tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga etalase produk lokal yang bisa diakses masyarakat dan wisatawan. 

“Secara fisik pembangunan sudah selesai. Tahun berjalan ini masuk tahap pemanfaatan, terutama pengisian tenan UMKM,” kata Kepala Bidang Pembangunan Diskop UKM Kukar, Fathul Alamin, Kamis (15/1/2026).

Selama ini, Kukar belum memiliki galeri UMKM resmi sehingga Puja Sera diharapkan menjawab kebutuhan itu. 

Dalam skemanya, seluruh tenan diisi oleh 50 pelaku UMKM Kukar. Produk yang dikurasi meliputi kuliner, minuman, kerajinan tangan, hingga oleh-oleh.

Sistem pendaftaran bagi pelaku UMKM saat ini sedang disiapkan Diskop UKM. Pengumuman dibuka secara terbuka dan memberi kesempatan yang sama bagi seluruh pelaku usaha lokal. Namun sebelum lolos, pelaku wajib melalui proses kurasi yang menilai jenis produk, legalitas, pengalaman usaha, hingga strategi pemasaran di media sosial.

“Kurasi ini penting supaya kualitas produk terjaga dan sesuai kebutuhan pasar,” jelasnya.

Untuk menguatkan sektor ekonomi kreatif, peresmian Puja Sera direncanakan dibarengkan dengan kegiatan Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Kukar. Integrasi dua sektor ini diharapkan menambah daya tarik kawasan dan membuka peluang kolaborasi bagi pelaku usaha.

Adapun wacana bioskop yang turut masuk dalam kawasan Taman Kota berada di luar pengelolaan Diskop UKM. Fasilitas itu termasuk dalam rencana integrasi kawasan mal dan masih dalam tahap penjajakan investor.

[RWT] 



Berita Lainnya