Daerah
Puncak Arus Mudik di Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Diprediksi Meningkat H-3 Lebaran
Kaltimtoday.co, Samarinda - Puncak arus mudik di Terminal Tipe A Samarinda diprediksi meningkat pada H-3 Lebaran, mulai 26 - 28 Maret 2025. Saat ini, situasi arus mudik di sana masih cukup stabil, Sabtu (22/03/2025).
Berdasarkan pantaun di lapangan, terdapat sejumlah armada bus yang siap mengangkut para penumpang tujuan Banjarmasin. Beberapa masyarakat juga terlihat bergegas untuk memulai perjalanan mudiknya mendekati hari-H lebaran.
Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Yunita Sari mengungkap alasan utama mengapa masyarakat memilih menggunakan transportasi bus untuk melangsungkan mudik menjelang lebaran.
"Masyarakat terkendala di tiket pesawat udara karena kondisi full. Jadi alternatifnya menggunakan bus menuju bandara Banjarmasin untuk transit. Ada pula yang memilih bus karena ingin balik ke kampung halamannya," ujarnya.
Selain itu, Yunita menjelaskan bahwa transportasi bus untuk mudik lebaran sudah berlangsung sejak kemarin. Data yang didapat pada Jumat 21 Maret 2025, ada sekitar 191 penumpang dari sembilan armada bus yang diberangkatkan.
"Fluktuasi peningkatannya 54 persen jika dibandingkan tahun kemarin," bebernya.
Hari ini, Sabtu (22/03/2025), pihaknya sudah memberangkatkan 4-5 armada bus yang mengangkut puluhan penumpang ke tujuan Banjarmasin. Keberangkatan bus bisa bertambah, disesuaikan banyaknya penumpang yang hendak bepergian.
"Pantauan saat ini masih stabil, namun perkiraan lonjakan itu di H-3 lebaran," sebutnya.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya sudah menyiapkan puluhan armada bus untuk memaksimalkan pengangkutan penumpang mudik mendekati Hari Raya Idul Fitri mendatang.
Terpisah, salah satu penumpang armada bus di Terminal Tipe A Samarinda Seberang, Bahar mengaku tidak mendapatkan tiket pesawat lantaran tingginya antusias masyarakat menjelang lebaran. Oleh sebab itu, ia memilih menggunakan bus untuk perjalanannya ke Banjarmasin.
"Tujuannya mau ke Jakarta, karena tidak dapat tiket pesawat, jadi harus pakai bus dulu ke Banjarmasin. Dapat harga Rp 300 untuk karcis bus nya," pungkasnya.
[RWT]
Related Posts
- Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
- Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin
- Disnaker Tolak Pencatatan SPK Unmul, Serikat Pekerja Siapkan Sanggahan Ketiga hingga Rencana Hukum Lanjutan
- Boyong 58 Peserta ke Toraja Utara, PKBGT Klasis Kaltimteng Targetkan Hasil Terbaik di Prawira PKBGT 2026
- Dorong Hilirisasi dan Energi, MIF 2026 Gaet Potensi Investasi Rp 32,7 Triliun di Kaltim









