Advertorial
Sisa Rp4 Miliar, Anggaran Pilkada Kukar 2024 Bisa Digunakan Kembali di PSU
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) kepala daerah di Kutai Kartanegara (Kukar) akan diselenggarakan pada April 2025, mendatang. Pendanaan hingga kini tengah dipersiapkan Pemkab Kukar untuk pihak penyelenggara dan keamanan selama PSU berlangsung.
Salah satu sumber anggaran yang bisa digunakan yakni sisa anggaran pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu. Walaupun jumlahnya tidak besar, namun bisa digunakan kembali.
“Anggaran yang tersisa dari Pilkada kemarin itu kurang lebih sekitar 4 miliar, dan itu masih bisa digunakan kembali,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, Senin (10/3/2025).
Ia berharap, sejumlah alat logistik pemilu yang layak dan memenuhi kriteria bisa digunakan kembali pada PSU, seperti bilik suara dan lain sebagainya. Hal tersebut untuk mengurangi beban pengeluaran agar lebih efektif.
“Sepanjang bisa digunakan kembali, ya kenapa tidak. Supaya kita tetap bisa menganut asas efisiensi itu,” sambung Sunggono.
Berdasarkan usulan sementara dari pihak penyelenggara dan keamanan, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 78 miliar. Namun kebutuhan anggaran bisa bertambah, karena usulan belum final.
Sedangkan anggarannya akan dialokasikan di APBD Kukar melalui dua sumber. Yakni Belanja Tak Terduga (BTT) dan kegiatan daerah yang dipangkas sesuai amanat Inpres Nomor 1 Tahun 2025. Kemendagri juga memberikan arahan bahwa setiap daerah bisa menganggarkan sendiri pelaksanaan PSU.
“Kukar sendiri harus menggunakan anggaran yang berasal dari efisiensi, karena BTT kita tidak mencukupi,” tandasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Dana Bantuan Parpol Kukar Tetap, Kesbangpol Siapkan Anggaran untuk 2027
- Industri Hulu Migas Butuh Beragam Keahlian, PHE Ajak Mahasiswa Polnes Kenali Peluang Karier
- Beranda Imigrasi Diluncurkan, Warga Kukar Makin Mudah Urus Paspor
- Tren Inovasi Terus Membaik, Bupati Kukar Targetkan Raih Penghargaan IGA Kemendagri
- Ramai Isu Pembalut Dikenakan Pajak, Simak Aturan PPN dan Daftar Barang yang Bebas Pajak









