Advertorial
SMA 8 Samarinda Jadi Salah Satu Sekolah yang Terapkan Kurikulum Merdeka Lebih Awal
Kaltimtoday.co, Samarinda - SMA 8 Samarinda menjadi salah satu sekolah yang turut menerapkan Kurikulum Merdeka. Penerapan kurikulum itu ditunjuk langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim.
Kepala SMA 8 Samarinda, Nurhayati mengatakan bahwa sejak 2021, sekolahnya, SMA 11 Samarinda, dan SMA Kristen Sunodia Samarinda menerapkan Kurikulum Merdeka lebih awal dibanding sekolah lain. Penunjukkan langsung dilakukan oleh Disdikbud Kaltim.
“Hanya ada 3 angkatan pertama di Kaltim, jadi kamilah yang menjadi pionir implementasi kurikulum Merdeka,” ucap Nurhayati.
Keputusan atas penerapan Kurikulum Merdeka itu tentu dalam rangka memajukan penerapan kurikulum nasional. Pun pada 2022-2023, 90 persen sekolah di Kaltim sudah menerapkan Kurikulum Merdeka.
“Artinya, mengapa harus menunggu nanti sedangkan kita bisa lebih awal,” sambungnya.
Di SMA 8 Samarinda, Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di tiap kelas. Mulai kelas 10 sampai 12. Sedangkan di sekolah lain, masih ada beberapa yang menerapkan kurikulum itu hanya di kelas 10 atau 11.
Walhasil, banyak sekolah yang menyambangi SMA 8 Samarinda dan 2 SMA lainnya untuk berbagi pengalaman terkait Kurikulum Merdeka itu. Bahkan, pihaknya juga mendapat pendampingan dari pusat untuk dukungan pendanaan dan panduan terkait kurikulum tersebut.
“Kami menerima banyak kunjungan, baik terkait masalah dan bagaimana menjalani Kurikulum Merdeka,” tambah Nurhayati.
Oleh sebab itu, SMA 8 Samarinda sudah sepenuhnya menerapkan Kurikulum Merdeka. Tak lagi menggunakan kurikulum lama alias Kurikulum 2013.
[RWT | ADV DISDIKBUD KALTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- DPRD Samarinda Dorong Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga hingga Pemerintah
- DPRD Samarinda Prioritaskan Perbaikan Penerangan Jembatan Achmad Amins Lewat APBD Perubahan
- Tekan Angka Pengangguran, Helmi Abdullah Minta Job Fair di Samarinda Digelar Rutin
- Komisi IV Minta DP2PA Perkuat Skrining Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
- DPRD Bakal Tinjau Sekolah Rakyat, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Fasilitas Siap









