Daerah
Tahun Ini, 4.427 Formasi Disiapkan untuk Rekrutmen ASN dan PPPK di Kaltim
Kaltimtoday.co, Samarinda - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim sebut ada sekitar 4.427 formasi yang disediakan untuk perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2023. Formasi itu ditujukan untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tiga formasi, yakni guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.
Kepala BKD Kaltim, Deni Sutrisno mengungkapkan, September mendatang, proses perekrutan sudah dimulai. Namun dia menegaskan, kebutuhan terbanyak masih ada di formasi guru dan tenaga kesehatan.
"Proses pendaftaran masih ditangani BKD Kaltim. Tapi soal kebutuhan tes dan keputusan lulus atau tidaknya ditentukan pemerintah pusat," ungkap Deni, Rabu (16/8/2023).
Namun, dia menyebut akan ada panitia seleksi daerah dan panitia seleksi pusat. Nantinya, wewenang antara keduanya akan ditentukan.
Saat ini, data pegawai honorer di lingkup Pemprov Kaltim ada 10.886 orang. Oleh sebab itu, adanya rencana jumlah formasi yang menginjak 4 ribu lebih diharapkan bisa mengurangi beban tenaga honorer.
Dijelaskan Deni, rekrutmen kali ini spesifik untuk di lingkungan Pemprov Kaltim saja. Terkait perekrutan di kabupaten dan kota akan ditangani pemerintah setempat.
"Nanti kan yang menggaji mereka adalah pemerintah setempat masing-masing, sama seperti PNS di lingkungan Pemprov dan kota kabupaten," sambungnya.
Diketahui, jumlah ASN yang terdata pada Juli 2023 ada 10.179 pegawai. Sedangkan jumlah PPPK sebanyak 1.638 pegawai. Rinciannya, tenaga pengajar ada 1.192 pegawai dan tenaga kesehatan 446 pegawai.
[RWT]
Related Posts
- Rupiah Tembus Rp 18.000 Per Dolar AS, Mensesneg Sebut Pemerintah Terus Pantau dan Koordinasi Intensif
- Kejagung Ungkap Sudah Lama Pelajari Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis di BGN
- Kemensos Buka Lowongan 3.053 PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026, Pendaftaran Mulai 8 Juni!
- Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Demokrat Kaltim, Didukung 10 DPC
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung









