PROKOM KUKAR
Total 12.541 Penerima, Beasiswa Kukar Idaman Lampaui Target RPJMD dalam Empat Tahun
TENGGARONG, Kaltimtoday.co - Program Beasiswa Kukar Idaman menjadi instrumen utama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam kurun waktu empat tahun (2022–2025), realisasi penerima beasiswa ini melonjak signifikan dan berhasil melampaui target RPJMD2021–2026.
Total penerima beasiswa dalam periode 2022–2025 telah mencapai 12.541 orang, terdiri dari pelajar, mahasiswa, dan santri dari berbagai skema bantuan pendidikan. Angka ini hampir dua kali lipat dari target RPJMD yang hanya menetapkan 6.100 penerima selama lima tahun.
Lonjakan penerima menjadi bukti bahwa sektor pendidikan adalah prioritas utama Pemkab Kukar. Peningkatan anggaran serta efisiensi proses seleksi mempercepat penyaluran dan memperluas cakupan bantuan.
Realisasi penerima saat ini jauh di atas rencana tahunan yang dipatok RPJMD, yaitu rata-rata hanya 1.220 penerima per tahun. Tren kenaikan penerima tercatat stabil setiap tahun:
- 2022: 1.177 penerima
- 2023: 2.143 penerima
- 2024: 5.206 penerima (melalui dua tahap pendaftaran dan penyaluran)
- 2025: 4.015 penerima (jumlah terbesar dalam satu gelombang pendaftaran, dengan anggaran Rp 16 Miliar)
Program perluasan beasiswa ini merupakan strategi daerah untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan, menekan potensi kasus putus sekolah, dan menjamin akses pendidikan tidak terhambat faktor ekonomi keluarga.
Dendi Irwan Fahriza, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar, menegaskan bahwa semangat program ini sederhana.
“Semangatnya sederhana, bagaimana memastikan anak-anak Kukar tetap bisa mengenyam pendidikan tanpa hambatan biaya,” ujarnya.
[TOS | ADV PROKOM KUKAR]
Related Posts
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional
- Temui Pimpinan DPR, Kepala Desa Minta PP Nomor 16/2026 Ditinjau dan Masa Jabatan Diperpanjang









