Gaya Hidup
Update Syarat Haji 2026: Daftar Vaksin Wajib bagi Jemaah Indonesia
Kaltimtoday.co - Penyelenggaraan Haji 2026 atau musim haji 1447 Hijriah resmi dimulai dengan pemberangkatan perdana jemaah Indonesia pada Rabu (22/4/2026). Menjelang keberangkatan, seluruh calon jemaah diwajibkan memenuhi persyaratan kesehatan ketat yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Ketentuan ini berlaku tanpa pengecualian guna mencegah penyebaran penyakit menular di tengah kepadatan jutaan jemaah dari berbagai belahan dunia. Seluruh syarat imunisasi wajib dipenuhi sebelum calon jemaah memasuki asrama haji agar ibadah dapat berjalan aman dan nyaman.
Berikut adalah daftar vaksin wajib bagi jemaah haji Indonesia pada tahun 2026:
1. Vaksin Meningitis Meningokokus ACWY
Vaksin ini wajib bagi seluruh jemaah berusia di atas satu tahun. Jemaah harus memiliki sertifikat vaksin meningokokus quadrivalent ACYW-135 yang diberikan maksimal tiga tahun dan minimal 10 hari sebelum kedatangan di Arab Saudi. Meningitis merupakan infeksi selaput otak yang sangat berisiko menular melalui kontak langsung di lokasi padat.
2. Vaksin Polio
Mulai tahun 2025 dan berlanjut ke 2026, vaksin polio menjadi syarat wajib bagi jemaah asal Indonesia. Calon haji harus menerima minimal satu dosis Inactivated Polio Vaccine (IPV) dalam 12 bulan terakhir. Hal ini dikarenakan Indonesia masih masuk dalam daftar pemantauan kasus polio internasional.
3. Vaksin Covid-19
Vaksin Covid-19 diwajibkan bagi kategori jemaah tertentu, yakni lansia di atas 65 tahun, ibu hamil, dan jemaah dengan penyakit penyerta (komorbid). Kelompok ini wajib mendapatkan satu dosis vaksin terbaru dalam satu tahun terakhir untuk memastikan perlindungan imun yang optimal.
Vaksin yang Dianjurkan (Opsional)
Selain vaksin wajib, tim medis sangat menyarankan jemaah untuk mengambil vaksin tambahan seperti vaksin influenza dan pneumonia (pneumokokus). Kedua vaksin ini sangat penting bagi lansia dan jemaah dengan daya tahan tubuh rendah guna mencegah infeksi paru-paru selama di Tanah Suci.
Beberapa vaksin rutin lain seperti hepatitis A dan B, demam tifoid, serta campak juga disarankan sebagai perlindungan ekstra. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan kesehatan dan panduan medis haji, masyarakat dapat mengakses laman poltekkeskoba.org sebagai referensi resmi.
Calon jemaah dapat memperoleh layanan vaksinasi di puskesmas atau rumah sakit rujukan haji yang telah ditunjuk pemerintah. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan jauh hari sebelum masuk asrama haji agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk membentuk antibodi secara sempurna.
Dengan memenuhi seluruh persyaratan kesehatan ini, jemaah diharapkan dapat menjaga kondisi fisik tetap prima selama menjalankan seluruh rangkaian rukun haji di tengah cuaca dan mobilitas yang menantang.
Related Posts
- 5 Makanan yang Perlu Dikonsumsi untuk Mencegah Kolesterol Tinggi
- 6 Obat Asam Lambung Alami: Kunyit, Madu, hingga Jahe
- 5 Cara Sarapan Pagi untuk Turunkan Kolesterol Jahat
- Menakar Manfaat Minum Soda Berkarbonasi Beserta Efek Sampingnya bagi Kesehatan
- Suka Kretek Punggung? Perhatikan Efek Samping dan Bahayanya









