Ekonomi dan Bisnis

Usai Dilantik Prabowo, Menkeu Suahasil Pastikan Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen

Kaltim Today
15 September 2026 08:12
Usai Dilantik Prabowo, Menkeu Suahasil Pastikan Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen
Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

JAKARTA, Kaltimtoday.co - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan komitmennya untuk tetap menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Komitmen tersebut disampaikan Suahasil usai resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Suahasil resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa yang telah menjabat selama satu tahun terakhir, setelah sebelumnya menggantikan posisi Sri Mulyani Indrawati.

"Defisit akan tetap di bawah 3%," tegas Suahasil, Senin (14/9/2026).

Suahasil mengaku mendapat arahan khusus dari Presiden Prabowo untuk memastikan kesehatan serta kredibilitas keuangan negara dalam mendukung berbagai program pemerintah.

"Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya, menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut," ujar Suahasil.

Mantan Wakil Menteri Keuangan ini menegaskan siap melanjutkan tata kelola di Kementerian Keuangan serta memperkuat institusi yang menaungi sekitar 77.000 pegawai di seluruh Indonesia.

"Tentu untuk memperkuat keuangan negara, melanjutkan apa yang kita sudah lakukan selama ini, dan Kementerian Keuangan sebagai kementerian yang sangat besar, 77.000 pegawai, tentu bekerja di seluruh Indonesia untuk bisa menumbuhkan ekonomi dan juga menstabilkan ekonomi Indonesia," tuturnya.

Ia menambahkan, fokus utamanya saat ini adalah memastikan instrumen APBN terus berjalan secara transparan, akuntabel, serta berorientasi pada program prioritas nasional.

"Prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Jadi saya akan terus menjalankan APBN yang dapat dipercaya, komunikasi publik yang dapat dipercaya, dan juga akan memastikan bahwa apa yang dilakukan oleh APBN adalah mendukung program prioritas pemerintah," kata Suahasil. 

[TOS]



Berita Lainnya