Daerah

Waspada Cuaca Kaltim 11-20 Maret 2026: Prediksi Hujan Menengah hingga Tinggi di Sejumlah Wilayah

Kaltim Today
13 Maret 2026 07:22
Waspada Cuaca Kaltim 11-20 Maret 2026: Prediksi Hujan Menengah hingga Tinggi di Sejumlah Wilayah
Sumber: Pemprov Kaltim

Kaltimtoday.co - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11–20 Maret 2026. Sebagian besar wilayah Benua Etam diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, menjelaskan bahwa mayoritas wilayah Kaltim berpotensi mengalami curah hujan kategori menengah (50–150 mm) dengan peluang terjadinya hujan mencapai lebih dari 90 persen. 

“Sebagian kecil wilayah Kaltim bagian timur, khususnya wilayah pesisir, diprediksi berada dalam kategori rendah (0–50 mm) dengan peluang antara 50 hingga 60 persen,” ungkap Riza dalam keterangan resminya.

Meskipun secara umum didominasi kategori menengah, BMKG memberikan peringatan khusus untuk wilayah Kabupaten Kutai Barat bagian utara yang diprediksi akan mengalami curah hujan kategori tinggi (150–200 mm). Bahkan, data terbaru mencatat curah hujan tertinggi berada di Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat, yang mencapai 313 mm.

Dari sisi sifat hujan, wilayah Kaltim secara umum berada pada kategori normal (85–115%). Namun, beberapa wilayah meliputi Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Mahakam Ulu, dan Berau diprediksi akan mengalami sifat hujan di atas normal (116–200%).

Kondisi variatif ini juga mencakup wilayah Kabupaten Kutai Timur bagian tengah, Mahakam Ulu, serta bagian utara Kutai Kartanegara dan Kutai Barat yang diprediksi masuk dalam kategori tinggi (150–300 mm).

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi dampak yang ditimbulkan oleh curah hujan menengah hingga tinggi, seperti potensi banjir, genangan air, maupun tanah longsor, terutama bagi warga yang bermukim di daerah rawan bencana atau sekitar bantaran sungai.

[RWT] 



Berita Lainnya