Balikpapan
6 Tahun Perjalanan Bersama Rumah BUMN Pertamina Balikpapan, dari Dapur Rumah hingga Pasar Digital
Kaltimtoday.co, Balikpapan - Berawal dari usaha rumahan sederhana, Juwarti berhasil mengembangkan Black Garlic Nikimie, produk olahan bawang putih hitam (black garlic) yang kini menjadi salah satu produk UMKM lokal Balikpapan. Perjalanan usahanya menjadi bukti bahwa dengan ketekunan, kemauan untuk belajar, serta pendampingan yang tepat, UMKM lokal memiliki peluang untuk tumbuh dan menjangkau pasar yang lebih luas.
Juwarti mulai bergabung sebagai UMKM binaan Rumah BUMN Pertamina Balikpapan sejak 2020. Selama enam tahun perjalanan tersebut, ia mengikuti berbagai program pelatihan dan pendampingan yang membantunya mengembangkan kapasitas usaha, mulai dari manajemen bisnis, pengelolaan keuangan, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), strategi pemasaran digital, penguatan branding, pembuatan konten promosi, hingga perluasan jaringan pemasaran.
Supervisor Rumah BUMN Pertamina Balikpapan, Novi Purwanti, menyampaikan bahwa pendampingan UMKM merupakan bagian dari upaya Rumah BUMN Pertamina untuk mendorong pelaku usaha agar terus berkembang, memiliki daya saing, dan mampu beradaptasi dengan perubahan pasar.
“Perjalanan Black Garlic Nikimie selama enam tahun bersama Rumah BUMN Pertamina Balikpapan menjadi salah satu gambaran bagaimana pendampingan dan kemauan untuk terus belajar dapat mendorong UMKM berkembang. Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga berupaya membuka wawasan, meningkatkan kapasitas, serta mendorong UMKM untuk memanfaatkan peluang pasar yang semakin luas, termasuk melalui platform digital,” ujar Novi Purwanti.
Salah satu manfaat yang dirasakan Juwarti adalah kesempatan untuk mengenal dan memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran. Setelah mengikuti pelatihan pembuatan toko online pada tahun 2020, Juwarti mulai membuka toko Black Garlic Nikimie di Shopee. Langkah tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan usahanya untuk beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital.
Kini, Black Garlic Nikimie tidak hanya dipasarkan melalui Shopee, tetapi juga melalui WhatsApp, sistem titip jual, serta berbagai kegiatan pameran. Berdasarkan rata-rata penjualan melalui e-commerce, usaha ini memiliki potensi omzet sekitar Rp10 juta per bulan.
Black Garlic Nikimie dikembangkan melalui proses fermentasi bawang putih dengan pengaturan suhu dan kelembapan secara terkontrol. Proses yang membutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan konsistensi tersebut menghasilkan bawang hitam dengan tekstur lembut, rasa manis alami, serta aroma yang khas.
Bagi Juwarti, Black Garlic Nikimie bukan sekadar produk, melainkan representasi dari perjalanan, perjuangan, dan semangat untuk terus berkembang. Berangkat dari dapur rumah sederhana, ia terus berupaya meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta membangun kepercayaan pelanggan.
“Bergabung dengan Rumah BUMN Pertamina Balikpapan sejak tahun 2020 memberikan banyak pengalaman dan pembelajaran bagi saya. Saya mendapatkan ilmu yang sebelumnya belum saya pahami, terutama tentang pengelolaan usaha dan pemasaran digital. Dari yang awalnya hanya menjalankan usaha dari rumah, sekarang saya lebih percaya diri untuk memasarkan produk melalui berbagai kanal dan menjangkau konsumen yang lebih luas. Saya berharap Black Garlic Nikimie bisa terus berkembang dan semakin dikenal masyarakat,” ungkap Juwarti, Owner Black Garlic Nikimie.
Perjalanan Black Garlic Nikimie menjadi salah satu cerita pertumbuhan UMKM binaan Rumah BUMN Pertamina Balikpapan. Melalui berbagai program pembinaan, Rumah BUMN Pertamina terus mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat identitas produk, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas akses pemasaran.
Enam tahun perjalanan Juwarti bersama Rumah BUMN Pertamina Balikpapan menjadi pengingat bahwa usaha besar dapat berawal dari langkah sederhana. Dari dapur rumah hingga pasar digital, Black Garlic Nikimie terus bertumbuh bersama semangat untuk berinovasi dan membawa produk lokal semakin dikenal luas.
[AD | ADV]
Related Posts
- MemoCash Diluncurkan, Aplikasi Kasir Offline untuk Pelaku UMKM
- Lewat Program TJSL, PLN UIP KLT Dorong Daya Saing UMKM dan Wisata Desa Saing Prupuk
- Kredit Kukar Idaman Terbaik Segera Diluncurkan, Petani hingga UMKM Bisa Akses Rp500 Juta
- Rendi Dorong Kukar Jadi Destinasi Wisata, Bukan Sekadar Tempat Persinggahan
- YBM PLN UIP KLT Salurkan Bantuan Usaha untuk UMKM di Balikpapan









