BPBD BONTANG
Air Sungai Meninggi, BPBD Bontang Pastikan Kondisi Berangsur Stabil
Kaltimtoday.co, Bontang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air sungai. Meski hujan di wilayah Kota Bontang tidak terlalu lama, kondisi di hulu sungai memberikan dampak signifikan terhadap intensitas aliran air yang masuk ke wilayah kota.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bontang, Eko Mashudi menjelaskan bahwa pemantauan cuaca tidak hanya difokuskan pada kondisi Kota Bontang saja. Menurutnya, faktor hulu sungai yang berada di wilayah administratif Kutai Timur menjadi indikator penting dalam mengantisipasi potensi banjir kiriman.
Eko menyampaikan bahwa pengamatan cuaca harus mencakup wilayah sekitar, terutama daerah aliran sungai yang terhubung langsung dengan Bontang.
“Seperti pernah saya sampaikan bahwa dalam pemantauan cuaca, kita tidak hanya memantau cuaca di wilayah Kota Bontang saja. Namun juga perlu memantau cuaca di sekitar kota Bontang, apalagi hulu Sungai Bontang masuk di wilayah Kabupaten Kutim,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Selasa (25/11/2025) siang.
Ia menjelaskan, meskipun hujan di Bontang berlangsung dengan intensitas sedang dan tidak terlalu lama, debit air sungai dapat meningkat secara signifikan jika hujan deras terjadi di kawasan hulu.
“Seperti saat ini, ketika hujan di Bontang intensitasnya sedang dan tidak lama. Namun terjadi kenaikan debit air Sungai Bontang yang diakibatkan dari intensitas hujan yang cukup tinggi dan waktu yang lama di wilayah hulu sungai,” kata Eko.
Kendati demikian, Eko memastikan kondisi tersebut tidak akan berlangsung lama. Air diperkirakan segera surut karena aliran sungai akan bergerak menuju laut yang saat ini berada pada fase pasang tidak terlalu tinggi.
“Dan diperkirakan dapat segera surut karena wilayah muara Sungai Bontang akan mengalami pasang setinggi 1,2 meter pada sore nanti,” ujarnya.
Ia menyebut bahwa pasang tertinggi sudah terjadi pada pagi hari. “Sedangkan pasang air laut terjadi tadi pagi setinggi 1,8 meter dan sudah surut,” tutup Eko.
[ADV BPBD BONTANG]
Related Posts
- Kolaborasi SAPMA PP dan Komunitas Foto Bontang Angkat Ikon Baru Kota Lewat Hunting Akhir Tahun
- Pemkot Bontang Cairkan Insentif Rp2 Juta untuk 2.000 Pegiat Agama, Wali Kota Neni Sebut Tertinggi se-Indonesia
- Melalui Kesra Pemkot Bontang, Pemuda Pancasila Salurkan Donasi Rp33 Juta untuk Korban Bencana di Sumatra
- BPBD Soroti Konstruksi RSUD AMS II, Bangunan Panggung Dinilai Lebih Aman dari Banjir
- Rute Penyebrangan Bontang-Mamuju Ditarget 2026, Wawali Agus Kunjungi Sulbar









