Politik
Anies Baswedan Yakin Undecided Voters Akan Pilih Perubahan di Pemilu 14 Februari
Kaltimtoday.co, Jakarta - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan, menyatakan keyakinannya bahwa pemilih yang belum menentukan pilihan—dikenal sebagai undecided voters—akan memutuskan suaranya pada Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari mendatang. Anies mengungkapkan bahwa masih ada sejumlah pemilih yang belum memilih kandidat favorit mereka karena berbagai alasan.
Berbicara kepada wartawan di Lapangan Prawatasari, Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis (8/2/2024), Anies menyoroti bahwa tidak ada data pasti mengenai persentase pemilih yang belum menentukan pilihan. Namun, ia mengamati bahwa banyak di antara mereka yang cenderung membuat keputusan di saat-saat akhir.
Menurut Anies, berbeda dengan pekerja media atau pengamat politik yang memantau perkembangan pemilu secara berkelanjutan, banyak pemilih yang masih sibuk dengan aktivitas sehari-hari mereka. "Kalau seperti media, pengamat politik kan memang tugasnya mengamati ini setiap waktu," ucap Anies, menekankan bahwa bagi profesi lain yang memiliki kesibukan intensif, belum menentukan pilihan merupakan hal yang normal dan wajar.
Anies optimis bahwa menjelang hari pemungutan suara, semakin banyak pemilih yang akan menyadari perlunya perubahan di Indonesia. Ia menyoroti isu-isu penting seperti korupsi, meritokrasi, dan konektivitas, mengajak para pemilih untuk merenungkan apakah mereka menginginkan kondisi negara yang sama atau mendukung perubahan.
"Semakin hari, mereka akan semakin sadar perlunya perubahan. Dari tata negara kita, pertanyaan tentang korupsi, meritokrasi versus konektivitas, dan banyak lagi," tutup Anies, mengajak pemilih untuk merenungkan masa depan Indonesia.
[TOS]
Related Posts
- Rupiah Tembus Rp 18.000 Per Dolar AS, Mensesneg Sebut Pemerintah Terus Pantau dan Koordinasi Intensif
- Kejagung Ungkap Sudah Lama Pelajari Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis di BGN
- Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Demokrat Kaltim, Didukung 10 DPC
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen









