Pendidikan
Apa Itu Kristen Muhammadiyah yang Ramai Diperbincangkan? Simak Penjelasan Berikut Ini
Kaltimtoday.co - Baru-baru iniramai pemberitaan tentang aliran baru di organisasi Muhammadiyah yakni Kristen Muhammadiyah atau KrisMuha yang turut jadi salah satu trending topik di Twitter. Apakah itu?
Istilah baru ini diketahui oleh dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dan Ketua Lembaga Kajian dan Kemitraan Strategis (LKKS) PP Muhammadiyah Fajar Riza Ulhaq.
Melansir dari situs resmi Muhammadiyah, ternyata penelitian tentang KrisMuha sudah dibukukan dengan judul ‘Kristen Muhammadiyah Mengelola Pluralitas Agama dalam Pendidikan’.
Buku tentang KrisMuha ini sebenarnya sudah terbit sejak 2009 silam akan tetapi baru disempurnakan dan diterbitkan kembali tahun ini dan langsung viral di masyarakat.
Buku 268 halaman ini menggambarkan situasi toleransi yang ada di daerah-daerah terpencil Indonesia diantaranya Ende yang terletak di Nusa Tenggara Timur, Serui di Papua dan Putussibau di Kalimantan Barat.
Pada acara bedah buku yang digelar Senin (22/05/2023) lalu, Fajar Riza selaku penulis menjelaskan kemunculan KrisMuha ini tak dapat dipisahkan dari adanya hubungan akrab antara murid Muslim dan Kristen di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
Selain itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir juga menyampaikan kalau buku tentang KrisMuha ini sejatinya bertujuan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat akan keberagaman agama, suku, ras, dan kelompok di Tanah Air.
Pada kesempatan ini juga Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendibudristek) Nadiem Makarim menilai buku ini sebagai bentuk dukungan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menganut nilai keberagaman.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 18 Februari 2026, Ini Penjelasan Ilmiahnya
- Refleksi Dua Tahun Zayed Award, UMKT: Muhammadiyah Konsisten Rawat Persaudaraan Dunia
- Isra Mi'raj dan Arsitektur Peradaban Global: Transendensi, Etika, dan Arah Baru Kemanusiaan
- PBNU dan PP Muhammadiyah Tegaskan Aliansi Muda Tak Wakili Sikap Resmi Organisasi
- Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H pada 18 Februari, Idulfitri 20 Maret 2026









