Advertorial
Bank Sampah Loa Ipuh Jadi Wadah Baru Pemberdayaan Ekonomi Warga
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Warga Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, kini mulai merasakan manfaat nyata dari program Bank Sampah yang digagas pemerintah kelurahan. Program ini tidak hanya fokus menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di tingkat rumah tangga.
Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan, menyebut keberhasilan program tersebut bergantung pada kesadaran warga dalam memilah dan mengelola sampah dari rumah masing-masing. Melalui edukasi yang rutin dilakukan, warga mulai memahami bahwa sampah memiliki nilai ekonomi yang bisa dimanfaatkan.
“Selama ini banyak yang menganggap sampah itu tidak berguna. Padahal, kalau dipilah dan dikelola dengan benar, justru bisa menambah penghasilan keluarga,” ujarnya.
Warga yang aktif mengumpulkan sampah anorganik, seperti botol plastik dan kertas, dapat menukarkannya dengan uang atau kebutuhan pokok di Bank Sampah. Cara ini membuat masyarakat lebih semangat menjaga kebersihan sekaligus memperoleh manfaat langsung dari hasilnya.
Erri menambahkan, tujuan utama dari program ini bukan hanya menekan volume sampah yang menumpuk di lingkungan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab warga terhadap kebersihan. Setiap rumah tangga diharapkan menjadi bagian dari solusi, bukan sumber masalah.
“Semakin banyak warga terlibat, semakin besar dampak ekonominya. Ini bentuk pemberdayaan yang berawal dari kesadaran kecil di rumah,” tuturnya.
Pemerintah kelurahan pun berencana memperluas cakupan Bank Sampah hingga ke tingkat RT agar pengelolaannya lebih dekat dengan masyarakat.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- HPKR Samarinda Soroti Lambannya Perizinan Reklame, Kendala Utama Disebut Ada di Aspek Teknis
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Kas Daerah Seret, Utang Rp400 Miliar Pemkot Samarinda Dibayar Bertahap
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis









