banner

DISKOMINFO KUKAR

Benahi Ruang Publik, PU Kukar Evaluasi Kondisi Sejumlah Taman di Tenggarong

Supri Yadha — Kaltim Today 04 November 2026 20:27
Benahi Ruang Publik, PU Kukar Evaluasi Kondisi Sejumlah Taman di Tenggarong
Kadis PU Kukar, Wiyono. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Kondisi sejumlah taman dan ruang publik di Tenggarong menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum Kutai Kartanegara (DPU Kukar). Tak sekadar memperbaiki kerusakan, penanganan kawasan tersebut akan didasarkan pada kajian teknis agar fasilitas publik bisa bertahan dalam jangka panjang sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah.

Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya Taman Musik, kawasan Arbizz Space, dan Taman Tanjong. Sejumlah ruang publik lainnya di Tenggarong juga masuk dalam pemantauan untuk melihat kebutuhan penataan dan perbaikan.

Keberadaan taman dan ruang publik yang terawat memiliki peran penting dalam menunjang daya tarik wisata. 

“Kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat masyarakat beraktivitas, tetapi juga berpotensi menjadi tujuan kunjungan wisatawan,” kata Kepala PU Kukar, Wiyono.

Lebih lanjut, pengembangan destinasi wisata harus diikuti dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Dengan begitu, aktivitas masyarakat dan wisatawan dapat memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar, terutama pedagang, pelaku UMKM, serta masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari sektor pariwisata.

"Beberapa kawasan seperti Taman Tanjong dan Arbizz Space memiliki potensi yang cukup baik untuk dikembangkan sebagai penunjang destinasi wisata. Karena itu, kondisi dan fasilitasnya perlu terus diperhatikan," tuturnya.

Terkait perbaikan infrastruktur taman, Wiyono menjelaskan, masih menunggu hasil kajian teknis. Langkah ini diperlukan untuk memastikan metode penanganan sesuai dengan kondisi kerusakan, terutama pada bagian konstruksi yang mengalami pergeseran.

Dari hasil kajian, akan menentukan apakah kerusakan cukup ditangani melalui perbaikan dan penguatan struktur atau justru memerlukan pembongkaran untuk pembangunan kembali.

Kendati demikian, pengerjaan tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian kerusakan dalam waktu singkat. Kekuatan konstruksi harus menjadi pertimbangan utama agar fasilitas yang telah diperbaiki tidak kembali mengalami kerusakan serupa.

"Kami ingin hasil pekerjaan memiliki ketahanan yang baik, bukan sekadar diperbaiki sekarang tetapi dalam waktu dekat kembali rusak. Karena itu, kajian teknis menjadi dasar sebelum menentukan pekerjaan yang akan dilakukan," jelasnya.

Lebih lanjut, Wiyono berharap pengembangan pariwisata dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi Kukar di luar sektor sumber daya alam. Potensi destinasi daerah perlu dimaksimalkan melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang berkualitas.

Menurutnya, setiap anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan maupun perbaikan harus memberikan hasil optimal. Dengan perencanaan yang matang, kawasan wisata di Tenggarong diharapkan semakin tertata, nyaman dikunjungi, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Jangan sampai anggaran sudah dikeluarkan, tetapi hasil perbaikannya tidak maksimal,” pungkasnya.

[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR] 



Berita Lainnya