Advertorial

IPA Tirta Kencana Samarinda Bakal Dikuras, Warga Terdampak Diminta Tampung Air Bersih

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 03 November 2026 22:48
IPA Tirta Kencana Samarinda Bakal Dikuras, Warga Terdampak Diminta Tampung Air Bersih
IPA Tirta Kencana Samarinda. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tirta Kencana Samarinda pada Rabu (4/11/2026) berpotensi mengganggu distribusi air bersih di sejumlah kawasan. Perumda Tirta Kencana mengimbau pelanggan menampung air lebih awal untuk mengantisipasi penurunan tekanan hingga penghentian sementara aliran.

Divisi Humas Perumda Tirta Kencana Taufik menjelaskan, pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut dimaksimalkan sejak pagi hari untuk meminimalkan durasi gangguan aliran air ke rumah warga. 

Pengurasan bak sedimentasi ini dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA dengan estimasi pengerjaan sekitar 10 jam.

"Ini sebagai layanan rutin kita untuk menjaga kualitas air yang ada di Samarinda," ujar Taufik, Selasa (3/11/2026).

Selama proses pembersihan berlangsung, aliran air bersih di sejumlah kawasan permukiman, jalur booster, hingga reservoir utama diprakirakan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara.

Wilayah yang terdampak meliputi Kelurahan Jawa, Kelurahan Sidodadi, Kelurahan Dadi Mulya, Kelurahan Bugis, Kelurahan Pasar Pagi, Kelurahan Pelabuhan, Kelurahan Karang Mumus, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kelurahan Pelita, Kelurahan Sidomulyo, Kelurahan Sidodamai dan sekitarnya.

Taufik menambahkan, pengurasan ini merupakan agenda rutin triwulanan yang wajib dilakukan untuk memastikan higienitas dan mutu air bersih tetap terjaga sebelum didistribusikan ke masyarakat.

"Pengurasan memang sudah terjadwal. Setiap instalasi kami biasanya tiga bulan rutin akan menguras sedimentasi yang ada di beberapa IPA," terangnya.

Begitu proses pengurasan dan pembersihan bak sedimentasi selesai, distribusi air ke pelanggan akan kembali dialirkan secara bertahap. Pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut serta mengapresiasi pengertian pelanggan yang terdampak.

"Ini sebagai upaya menjaga kualitas pendistribusian air. Biasanya kami juga mengimbau warga yang terdampak untuk menampung air," pungkasnya.

[RWT | ADV PERUMDA TIRTA KENCANA SAMARINDA] 



Berita Lainnya