Kutim
Bupati Kutim Ingin Program UMKM Tepat Sasaran
Kaltimtoday.co, Sangatta - Kemiskinan merupakan prioritas pembangunan nasional, sebab kemiskinan merupakan masalah yang kompleks dan multidimensi, dimana kemiskinan tidak terbatas pada ketidakmampuan secara ekonomi, melainkan tidak terpenuhinya hak-hak dasar warga negara untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat.
Mulai tahun depan, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman berencana akan membuat program Pemberdayaan Masyarakat Miskin melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pemberdayaan masyarakat miskin melalui UMKM merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pemberdayaan masyarakat miskin melalui UMKM bertujuan untuk memberikan pelatihan dalam UMKM.
UMKM merupakan salah satu usaha yang potensial untuk meningkatkan perekonomian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu atau masuk dalam kategori miskin.
“Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Koperasi, Pariwisata, Disperindag, Dinas Pendidikan dan lainnya beberapa waktu lalu telah melakukan berbagai kegiatan pelatihan, yang pesertanya memang syaratnya belum memiliki pekerjan, tidak melanjutkan sekolah usia produktif dan yang putus sekolah. Ini sasarannya menurut saya sudah mulai bagus,” kata Bupati Kutim, H Ardiansyah Sulaiman.
Selama ini program-program bantuan UMKM yang digelontorkan kepada masyarakat tidak menyentuh masyarakat miskin. Artinya, selama ini yang mendapatkan bantuan selalu yang sudah memiliki usaha dan yang sudah produktif.
“Semoga tahun depan atau ke depan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutim. Artinya menjadi catatan untuk pemerintah dan anggota dewan untuk melihat ini sebagai satu pertanda bahwa program apapun yang kita gelontorkan dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat, khususnya yang tidak memiliki pendapatan,” tegasnya.
Dengan itu, maka diharapkan ke depan satu persatu mulai berkurang angka kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur. Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu alternatif yang dipilih pemerintah.
Dalam upaya mengurangi pengangguran, mengentas kemiskinan dan pemerataan pendapatan. Pembangunan dan pertumbuhan UMKM merupakan nomer satu penggerak bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah.
[El | RWT | ADV]
Related Posts
- Bank Indonesia Dorong UMKM Halal Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Kaltim
- KPK Semprot Pemkab Kutai Timur: 744 Bidang Tanah Belum Sertifikat, Skor Integritas Terendah di Kaltim
- Aksi Buruh di PT Anugerah Energitama Kutim Memanas, Perusahaan dan Serikat Saling Berseberangan
- DiskopUKM Kukar Dampingi Puluhan UMKM Urus NIB dan Sertifikat Halal
- Terganjal Sengketa Tapal Batas Berau-Kutim, Pembangunan SD Filial di Biatan Ilir Direncanakan Kembali di APBD Murni 2026









