Advertorial
Fasilitas Masih Terbatas, Sebulu Modern Tetap Jaga Posyandu Tetap Aktif
Kaltimtoday.co, Tengagrong - Meski belum seluruhnya memiliki fasilitas permanen, pelayanan posyandu di Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), tetap berjalan aktif. Pemerintah desa memastikan layanan kesehatan dasar bagi warga, terutama balita dan ibu hamil, tidak terhenti hanya karena keterbatasan sarana.
Kepala Desa Sebulu Modern Joemadin mengungkapkan, saat ini ada lima posyandu yang beroperasi di wilayahnya. Sebagian sudah menempati bangunan milik desa, sementara beberapa lainnya masih menggunakan fasilitas pinjaman warga.
“Selama ada izin dari warga, kami manfaatkan dulu tempat itu agar kegiatan tetap jalan. Ada juga yang sudah dihibahkan untuk desa,” tuturnya.
Kondisi fasilitas dinilai belum ideal, namun pelayanan rutin tetap dilakukan secara terjadwal. Setiap posyandu mendapat dukungan dari tenaga kesehatan puskesmas, mulai dari pemeriksaan balita, layanan ibu hamil, hingga pemantauan gizi lansia.
“Alhamdulillah, meski sarana terbatas, kegiatan berjalan lancar dan antusias masyarakat juga tinggi,” ujar Joemadin.
Ia menegaskan, pemerintah desa terus berupaya memperbaiki sarana kesehatan secara bertahap. Salah satunya melalui rencana pembangunan Posyandu Budi Utomo yang belum memiliki bangunan permanen.
Menurut Joemadin, proposal pembangunan sudah diajukan sejak awal tahun, namun realisasinya masih menunggu pencairan dana dari Bantuan Keuangan (Bankeu) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap dua.
“Kalau dananya sudah cair, pembangunan langsung dimulai. Kita ingin posyandu ini punya fasilitas sendiri supaya pelayanannya lebih maksimal,” jelasnya.
Ia berharap, pembangunan sarana posyandu ke depan dapat menjadi perhatian bersama, mengingat perannya yang vital dalam menjaga kesehatan masyarakat sejak dini.
“Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti. Yang penting, pelayanan kepada warga tetap jalan,” pungkasnya.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- NISN dan NIK Tidak Ditemukan Saat Cek PIP Juni 2026? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya
- Distransnaker Kukar Siapkan Alternatif bagi Pekerja Terdampak PHK Tambang
- Warga Loa Bakung Tegaskan SHM Harga Mati, Tolak Perpanjangan HGB Meski Ada Keringanan Biaya
- Komisi IV DPRD Bakal Evaluasi Strategi Pendidikan Samarinda Jelang APBD 2027
- Pemkab Kukar Tahan Realisasi Sejumlah Proyek, Dana Transfer Baru Sentuh 23 Persen









