Daerah
Kapal Nelayan Angkut 15 Penumpang Karam di Perairan Maratua, Korban Jiwa Nihil
Kaltimtoday.co, Berau - Sebuah video amatir memperlihatkan kapal nelayan yang karam di tengah laut. Informasi yang dihimpun, lokasinya di perairan Pulau Derawan, Kabupaten Berau.
Video berdurasi 46 detik tersebut, viral di kalangan warganet Berau sejak, Jumat (2/1/2026) siang.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto meluruskan, jika karamnya kapal tersebut berada di sekitar perairan Maratua. Bukan di wilayah hukum sektor yang ia pimpin.
"Sedikit meluruskan, kejadiannya di sekitar Maratua dan Alhamdulillah sudah ditangani oleh petugas dan masyarakat, sedang korban jiwa nihil," katanya melalui konfirmasi melalui grup whatsapp.
Terpisah, Camat Maratua Arianto membenarkan peristiwa itu. Menurut laporan yang ia terima, kapal tersebut membawa 15 penumpang dan karam di sekitar Perairan Kampung Bohe Silian, sekira pukul 08.00 Wita. Sedang juragannya bernama Jufri.
Kapal yang mengangkut belasan penumpang itu, berlayar dari dermaga RT 02 Kampung Bohe Silian hendak menuju Pulau Bakungan. 20 menit berangkat, kapal mengalami kandas.
Kondisi itu, membuat posisi kapal menjadi miring dan menyebabkan air laut masuk ke dalam kapal. Sebagian penumpang dilaporkan sempat jatuh ke laut.
“Alhamdulillah, semua penumpang selamat dan diamankan kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi,” katanya.
Atas kejadian itu, dirinya mengimbau agar para nelayan dan pengusaha jasa transportasi yang beroperasi di destinasi wisata khususnya Pulau Derawan dan Maratua dapat lebih memperhatikan rute serta batas angkutan yang dibawa.
"Saya mengimbau juga, agar jangan berlayar ketika cuaca sedang buruk, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Apalagi di perairan yang banyak karang,” pungkasnya.
[MGN | RWT]
Related Posts
- Dua Segmen Teras Samarinda Tahap II Molor, Dinas PUPR Terapkan Denda Harian
- Deposit Judi Online Capai Rp 36 Triliun, Transaksi Kini Banyak Beralih ke QRIS
- Wali Kota Samarinda Tegaskan Dana Probebaya 2026 Tetap Utuh, Skema 60:40 Bukan Pemotongan
- Masalah Ekonomi, Bapak Tiga Anak di Tenggarong Curi Tabung Gas untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
- Menunggu Kepastian Berbulan-bulan, Kontraktor Akhirnya Pegang Jadwal Pembayaran dari Pemkab Kukar









