Nasional

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Ambulans Pembawa Pasien Operasi Jantung Terguling, 3 Orang Tewas

Network — Kaltim Today 09 Juni 2026 11:00
Kecelakaan Maut di Tol Permai, Ambulans Pembawa Pasien Operasi Jantung Terguling, 3 Orang Tewas
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan ambulans yang membawa pasien jantung di Tol Pekanbaru–Dumai KM 25+800 B. (Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co - Kecelakaan maut yang melibatkan kendaraan darurat kembali terjadi di jalur bebas hambatan. Sebuah mobil ambulans yang sedang bergegas membawa pasien penyakit jantung mengalami kecelakaan fatal di ruas Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) Kilometer 25+800 Jalur B, Kabupaten Siak, Riau, pada Minggu (7/6/2026) menjelang tengah malam. 

Insiden tragis ini terjadi akibat tabrakan hebat antara armada ambulans tersebut dengan satu unit truk trailer. Akibat benturan keras itu, tiga orang penumpang di dalam mobil ambulans dilaporkan meninggal dunia.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, mengonfirmasi bahwa musibah kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 23.45 WIB. Seluruh korban jiwa merupakan rombongan penumpang ambulans yang mendampingi pasien dalam perjalanan medis darurat menuju rumah sakit rujukan. 

“Yang meninggal ada tiga orang, yakni Ade Misra (38), Kasih Afrianti (38), dan Winda Handasari (37), seorang perawat yang mendampingi pasien selama perjalanan,” ujar Eko dalam rilis keterangannya kepada media, Senin (8/6/2026).

Sementara itu, pengemudi mobil ambulans yang diketahui bernama Doni Afrizal (39) bersama pasien jantung atas nama Endi dilaporkan berhasil selamat dari maut. Keduanya dievakuasi dalam kondisi mengalami luka-luka ringan.

Berdasarkan kronologi kepolisian, ambulans tersebut awalnya bertolak dari wilayah Bagan Siapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, menuju Kota Pekanbaru. Mereka tengah melakukan mobilisasi darurat membawa Endi yang dijadwalkan segera menjalani tindakan operasi jantung di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru.

Nahas, setibanya di titik kejadian perkara, mobil ambulans diduga kuat mengalami kondisi hilang kendali (out of control). Mobil melaju tak terkendali hingga menghantam bagian lambung samping kiri truk trailer yang tengah melaju di lajur depannya. Pasca-benturan pertama, sopir ambulans diduga refleks membanting setir secara mendadak hingga menyebabkan kendaraan darurat tersebut terbalik dan terguling di badan jalan tol.

“Di dalam ambulans ada satu pasien yang akan operasi jantung, satu perawat, dan dua anggota keluarga pasien,” jelas Eko merinci manifes penumpang.

Petugas PJR bersama tim rescue pengelola jalan tol segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi para korban, mengamankan bangkai kendaraan sebagai barang bukti, serta menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) awal. Pengaturan arus lalu lintas juga sempat dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan atau kecelakaan susulan di dalam tol.

Hingga saat ini, berkas perkara dan penyelidikan mendalam atas insiden maut tersebut telah dilimpahkan dan ditangani secara intensif oleh Unit Laka Lantas Polsek Kandis di bawah naungan Polres Siak.

[RWT] 



Berita Lainnya