Daerah
Pemprov Kaltim Pastikan Ketersediaan Pangan Aman hingga Akhir Tahun, Masyarakat Diminta Hindari Panic Buying
Kaltimtoday.co - Pemprov Kaltim melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) memastikan pasokan bahan pangan di Kaltim akan mencukupi hingga akhir tahun 2023. Oleh karena itu, warga Kaltim dianjurkan untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.
"Pangan kita aman dan tercukupi hingga akhir tahun," kata Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kaltim, Heny Purwaningsih saat menjadi pembicara pada kegiatan menjaga ketersediaan pangan kaltim selama el-nino, secara virtual, Selasa (3/10/23).
Tim khusus telah memantau persediaan dan harga bahan pangan di berbagai daerah. Berdasarkan hasil di lapangan, pasokan di pasaran masih akan mencukupi sampai akhir tahun.
Pihaknya juga telah memperkuat hubungan dengan distributor dan pedagang di daerah-daerah dengan pasokan pangan yang berlebih.
Disperindagkop Kaltim juga telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan, termasuk koordinasi intensif dengan lembaga terkait.
Selain itu, ada penguatan kerja sama dengan daerah-daerah produsen pangan utama, seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta, sesuai dengan instruksi Presiden.
"Masyarakat harus yakin bahwa pemerintah dan sejumlah sektor terkait bekerja keras memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang terjangkau," ujar Heny.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Rupiah Tembus Rp 18.000 Per Dolar AS, Mensesneg Sebut Pemerintah Terus Pantau dan Koordinasi Intensif
- Kejagung Ungkap Sudah Lama Pelajari Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis di BGN
- Bambang Soepriyadi Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Demokrat Kaltim, Didukung 10 DPC
- 35 Tahun Belum Tuntas, BPKAD Kaltim Siapkan Materi Teknis ke Kemendagri Cari Solusi Status Lahan Korpri Loa Bakung
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen









